OJK Siapkan Cara Sehatkan Asuransi Jiwa Bumiputera

Gedung Bumiputera
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Otoritas Jasa Keuangan bersama Pengelola Statuter Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera, atau AJBB saat ini, tengah menyiapkan program penyehatan AJBB yang komprehensif terhadap asuransi tertua di Indonesia tersebut.

img_title Indonesia Re Lampaui Target Semester I 2026, Hasil Underwriting Bersih Melonjak Meski Klaim Kesehatan Naik

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya akan bersungguh-sungguh menyiapkan program penyehatan AJBB, agar mampu melindungi pemegang polis dan industri asuransi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bersama pengelola statuter, OJK bersungguh-sungguh dalam menyiapkan program penyehatan AJBB yang diharapkan berjalan cepat, efektif dan komprehensif, serta mampu melindungi pemegang polis dan industri asuransi,” kata Wimboh dalam keterangan tertulisnya, Kamis 15 Februari 2018.

img_title IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 Triliun Sepanjang 2025

Berdasarkan evaluasi, program penyehatan AJBB sebelumnya tidak dapat berjalan sesuai yang diharapkan, sehingga harus dilakukan program penyehatan yang komprehensif.

“Kami sedang siapkan perangkat, agar AJBB segera bisa membuka kembali operasinya dengan mulai menjual produk-produk,” katanya.

img_title MSIG Life Laporkan Pembayaran Klaim Asuransi Kesehatan dan Meninggal Dunia Capai Rp801 Miliar

Wimboh juga meminta, agar semua pemegang polis di AJBB tetap tenang, karena dari sisi bisnis dan pendanaan AJBB masih berjalan normal.

Menurutnya, program penyehatan AJBB harus dilakukan menyeluruh dan menyentuh persoalan mendasar yang harus segera diperbaiki, antara lain struktur kelembagaan beserta aturan pelaksanaannya, manajemen dan sumber daya manusia, tata kelola dan manajemen risiko, sistem dan teknologi informasi hingga strategi dan saluran distribusi pemasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Asuransi Jiwa Bumiputera 1912 (AJBB) pada Minggu 12 Februari 2017, secara resmi mendirikan PT Asuransi Jiwa Bumiputera (PT AJB), sebagai upaya untuk menyelamatkan perusahaan asuransi tertua di Indonesia tersebut.

Pembentukan PT AJB dimaksudkan sebagai pengganti dan penerus AJBB, dalam hal penjualan produk baru asuransi. Sementara itu, AJBB sendiri akan bertugas menyelesaikan kewajiban klaim kepada 6,5 juta pemegang polis, sehingga mereka tidak perlu membuka nasabah baru.

PSAK 117 mengubah penilaian kinerja industri asuransi. Perusahaan kini perlu memperhatikan profitabilitas

PSAK 117 Bikin Industri Asuransi Berubah, Premi Bukan Lagi Satu-satunya Tolok Ukur Kinerja

PSAK 117 mengubah cara industri asuransi untuk menilai kinerja, mengakui pendapatan premi, mengukur profitabilitas, dan mengelola risiko jangka panjang.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut