Tol Jakarta-Cikampek Bakal Terapkan Ganjil Genap

Antrian panjang di Tol Jakarta Cikampek. Kendaraan bergerak sangat perlahan.
Sumber :
  • Viva.co.id/Dani Bekasi

VIVA – PT Jasa Marga Tbk, bakal menerapkan pengaturan ganjil genap kendaraan di jalan tol Jakarta-Cikampek. Berdasarkan informasi dari Flyer Jasa Marga yang beredar, aturan ini bakal diberlakukan khusus untuk Kendaraan Pribadi Golongan I.

img_title BPTJ Sebut Ada Subsidi Angkutan Umum di Jalan Berbayar Perbatasan

Aturan itu bakal diberlakukan pada hari Senin-Jumat pukul 06.00-09.00 WIB, untuk akses masuk tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur (arah Jakarta). Hanya saja, hingga saat ini belum diketahui, kapan waktu pasti akan diberlakukannya aturan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam waktu dekat akan diberlakukan pengaturan lalu lintas melalui sistem ganjil genap pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek," tulis keterangan tersebut, dikutip pada Kamis 22 Februari 2018.

img_title Tersedia 20 Bus, Jalan-jalan Blok M-Puncak Segini Tarifnya

Hingga berita ini diturunkan, pihak Jasa Marga pun masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Jasa Marga masih menunggu arahan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

"Kami nunggu BPTJ sampaikan. Habis itu saya bisa sampaikan," kata AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso, saat dikonfirmasi VIVA, Kamis.

img_title Malas Bawa Mobil ke Puncak? BPTJ Luncurkan Bus Rute Blok M-Cisarua

Ganjil Genap Tol Jakarta-Cikampek

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono, dalam wawancara khususnya bersama VIVA mengungkapkan, penerapan ganjil genap di jalan tol Jakarta-Cikampek sudah darurat.

Menurut dia, setiap harinya orang-orang yang melintasi jalan tol Jakarta-Cikampek seperti tua di jalan. Karena menghadapi kemacetan setiap pagi dan sore hari, ketika berangkat dan pulang kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, akibat kemacetan tersebut banyak inefisiensi yang terjadi baik pada waktu, biaya, dan tenaga. Atas kondisi itu lah, Kementerian Perhubungan, sepertinya melihat kemacetan ini sudah dikatakan darurat atau emergency, karena sangat merugikan dari sisi ekonomi. Dan, BPTJ diharapkan bisa mengatasinya.

Baca juga: Ganjil Genap di Tol Sudah Darurat

Virus corona COVID-19

Kemenko Maritim: Penutupan Jalan Tol Jabodetabek Tunggu Pemda

Masih menunggu keputusan dari pemerintah daerah masing-masing.

img_title
VIVA.co.id
1 April 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut