Dibuka Memerah, IHSG Diprediksi Tetap Lanjutkan Penguatan

Papan pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VIVAnews/M Ali Wafa

VIVA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG dibuka memerah di level 6.177 pada pembukaan perdagangan Rabu 13 November 2019. Posisi itu melemah 3 poin atau 0,05 persen, dibanding penutupan perdagangan Selasa 12 November 2019 di level 6.180.

img_title Buka Akses Lebih Luas ke Investor Global, EMAS Perpotensi Masuk GDX

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, mengatakan, selain masih tercatatnya aliran modal asing yang masuk, ada sejumlah faktor lain yang diprediksi akan turut menyokong sentimen positif bagi IHSG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seperti stabilnya fundamental perekonomian, serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang relatif stabil hingga saat ini," kata William, Rabu 13 November 2019.

img_title Intraco Penta Catat Pendapatan Usaha Rp476 Miliar pada Semester I-2025

Menurut pantauannya, pola uptrend pada pergerakan IHSG juga masih terlihat. Baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

"Dan hal itu juga turut memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG," ujarnya.

img_title Pendapatan Chandra Asri Pacfic Melonjak 237,7 Persen Semester I-2025 Gegara Hal Ini

Secara teknikal, Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji menjelaskan, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.120,06 hingga 6.086,00.

"Sementara resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.217,55 hingga 6.274,29," kata Nafan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan indikator, MACD sudah menunjukkan sinyal dead cross di area positif. Namun demikian, Stochastic dan RSI mulai bergerak ke atas di area netral.

"Terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujarnya. (ren)
 

Direktur dan Corporate Secretary Sido Muncul Budiyanto.

Semester I-2026, Kinerja Ekspor Sido Muncul Naik 28 Persen

Ekpansi global, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan pertumbuhan penjualan ekspor sebesar 28 persen secara tahunan pada semester I-2026.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut