Akses ICT Indonesia Kalahkan India

Ilustrasi Telepon Menelepon
Sumber :

VIVAnews - Walaupun dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah pengguna ponsel terbesar, ternyata India merupakan negara yang termasuk memiliki kesenjangan digital terbesar di dunia.

img_title KPK Ubah Cara Edukasi Antikorupsi di Era Digital

Dari riset teranyar yang dilakukan oleh firma MapleCroft, India bahkan dinyatakan sebagai negara yang memiliki tingkat kesenjangan yang paling buruk di antara negara-negara BRIC (Brasil, Rusia, India, dan China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dikutip dari situs Pluggd.in, di antara negara-negara BRIC, India merupakan negara yang memiliki tingkat kesenjangan digital tertinggi, yakni berada di posisi ke-39. Sementara itu, Rusia yang berada di posisi ke-134, Brasil (110), dan China (103), merupakan negara-negara yang termasuk dalam kategori 'medium risk' atau risiko menengah.

img_title Dari Ponsel untuk UMKM, Telkomsel Enterprise Dorong Pemasaran yang Lebih Terukur

Untuk menentukan indeks kesenjangan digital sebuah negara, penelitian ini menghitung beberapa indikator yang meliputi jumlah pelanggan ponsel dan broadband, jaringan telepon tetap (fix), jumlah pengguna komputer PC dan TV, pengguna internet dan server internet yang aman, bandwidth internet, pendidikan menengah, dan tingkat buta huruf.

Riset ini menempatkan Belanda sebagai negara terbaik dalam hal akses telematika dengan menduduki posisi ke-186. Setelah itu disusul oleh Denmark (185), Luxemburg (184), dan Inggris (182). 

img_title OpiniJob Jadi yang Pertama di Dunia Padukan e-KTP dan Biometrik untuk Riset Pasar hingga Bursa Kerja

Sementara itu, walaupun MapleCroft tidak merilis peringkat Indonesia pada daftar kesenjangan digital itu, namun, dari indeks informasi peta dunia yang dikeluarkannya, terlihat bahwa kesenjangan digital di Indonesia masih lebih baik daripada India. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam peta tersebut, tanda legenda Indonesia berwarna oranye atau berkategori high risk (risiko tinggi), sama dengan posisi Filipina atau Thailand. Sedangkan India berwarna merah atau masuk dalam kategori extreme risk alias risiko ekstrim. 

Sementara itu, Malaysia memiliki kondisi yang lebih baik karena tergolong dalam kelompok medium risk (warna kuning oranye muda). (art)

Upbit Indonesia

Marak Phishing dan Penyalahgunaan OTP, Begini Cara Lindungi Akun Aset Digital

Komdigi mencatat, ruang digital RI masih menghadapi beragam ancaman mulai dari phishing, penyalahgunaan one-time password (OTP), spam, hingga penggunaan identitas palsu.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut