Kontestan Asal Indonesia Masuk 50 Besar

VIVAnews - Era promosi konvensional dalam industri pariwisata perlu dikaji ulang. Pemerintah Negara Bagian Queensland, Australia membuat gebrakan fenomenal dalam promosi wisatanya.

Caranya, dengan menyebarkan  sayembara 'the best job in the world' ke seluruh dunia. Pemenangnya akan mendapatkan gaji sebesar AU$ 150.000 atau setara dengan Rp 1.155.000.000 untuk enam bulan kontrak sebagai penjaga pulau. Menarik bukan?

Pekerjaannya yang harus dilakoni pemenang bakal sangat menyenangkan. Mereka dijadikan penjaga Pulau Hamilton, sebuah pulau tropis di Queensland. Mereka juga akan mengeksplorasi terumbu karang terbesar di dunia, Great Barrier Reef. Sang juara hanya diwajibkan menceritakan pengalaman mereka dalam bentuk blog, foto, dan video.

Kampanye ini ternyata sukses besar. Informasi menyebar luas melalui situs jejaring sosial, media, dan jadi perbincangan di seluruh dunia. Salah seorang kontestan menggunakan gambar buronan nomor wahid di dunia, Osama bin Laden. Dalam video 30 detiknya, 'Osama' mendeskripsikan diri sebagai penyuka jalan-jalan dan pehobi seni.

Lamaran itu tentu saja ditolak, namun kehadiran 'Osama' menjadi publikasi gratis kompetisi ini. 'Osama' berhasil mendongkrak popularitas kampanye pariwisata Queensland. Di akhir pendaftaran, panitia menerima 34.684 pendaftar yang berasal dari tak kurang 162 negara. Jumlah yang fantastis.

"Kemarin, panitia yang dibantu konsultan rekrutmen, akhirnya memilih 50 kontestan," kata juru bicara panitia, Lim Mui Khim dalam rilisnya kepada VIVAnews, Kamis 5 Maret 2009.

Khim mengatakan 50 kontestan berasal dari 22 negara termasuk Amerika Serikat, Perancis, Irlandia, Yunani, Guam, Kenya, dan Indonesia. "Satu dari 50 kontestan berasal dari Indonesia, dia adalah Nila Tanzil, presenter acara jalan-jalan," ungkap Khim.

50 peserta nantinya akan diseleksi menjadi 10 orang, berdasarkan pilihan dari departemen pariwisata Queensland. Satu kontestan lainnya akan ditentukan melauli voting di laman www.islandreefjob.com. Sebanyak 11 kontestan yang beruntung itu akan diterbangkan ke Pulau Hamilton untuk bertarung dengan sesama peserta lainnya menjadi sang juara.

Khim mengakui sayembara ini adalah trik jitu dari departemen pariwisata Queensland dan pelaku industri wisata di sana untuk mempromosikan daerahnya. "Kami berharap fenomena yang mengglobal ini bisa menarik makin banyak wisatawan ke Queensland," kata Khim.

Profil Nila Tanzil:

Nila Tanzil, 32, asal Jakarta menjadi satu-satunya kontestan asal Indonesia yang masuk 50 besar. "Traveling adalah kegemaran saya," kata Nila dalam videonya yang juga bisa dilihat di laman youtube.

Nila pernah bergabung di sejumlah biro travel, termasuk Singapore Tourism Board, mempromosikan Singapura di Indonesia. Nila juga penulis artikel lepas tentang jalan-jalan maupun gaya hidup di sejumlah media di Indonesia dan Malaysia.

Pemegang lisensi selam 'Advance Open Water ' dari organisasi selam internasional, PADI ini sebelumnya pernah menjadi penjaga Pulau Santosa, Singapura.