Pimpinan MPR RI & Parlemen Georgia Bahas Perang & Terorisme
Selasa, 1 Desember 2015 - 15:47 WIB
Sumber :
“Konflik yang terjadi dan peristiwa terorisme yang menimbulkan korban jiwa sangatlah memperihatinkan kita semua. Saya berharap dalam hubungan kerjasaam kita antar dua negara ini juga memerkuat hubungan kita untuk bersatu melawan terorisme. Kita berperan untuk mencari solusi dalam konflik dan peperangan antar negara tersebut,” ujar Hidayat.
Hidayat mengutip pernyataan Presiden RI Joko Widodo bahwa peristiwa terorisme yang terjadi di Paris sangat disayangkan dan semua rakyat Indonesia berduka akan hal itu. Presiden RI juga menegaskan bahwa aksi terorisme tersebut tidak ada hubungannya sama sekali dengan agama apapun, dengan suku bangsa apapun. Kejahatan terorisme adalah kejahatan murni yang harus dibasmi.
Baca Juga
“Seperti diketahui bahwa Indonesia yang mayoritas bergama Islam juga menjadi korban aksi terorisme yang menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit. Jadi aksi terorisme dilakukan dimana saja dan korban bisa terjadi kepada siapa saja. Pelaku terorisme bukan menunjuk pada satu agama atau satu bangsa apalagi menunjuk ke Islam. Islam sama sekali tidak mengajarkan aksi brutal tersebut,” ujarnya.
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menambahkan, delegasi parlemen Georgia selama di Indonesia bisa melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kehidupan Islam di Indonesia yang sangat jauh dari kekerasan.
“Saya harap Anda-anda sekalian melihat langsung kami pemeluk agama Islam menjalani hidup kami secara damai bersandingan dengan pemeluk agama lain tidak ada permasalahan, tidak ada konflik besar. Saya harap Anda melihat dan menceritakan dan menjadi sebuah memori besar untuk menjadi cerita dan bahan pembahasan di negara Anda,” katanya.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Parlemen negara Georgia David Usupashvili sangat menyetujui ajakan untuk bersama menjadi solusi bagi konflik dan peperangan antar bangsa dan memberikan solusi terhadap masalah terorisme global.
Densus Geledah Rumah Teroris di Batam, Sita Sejumlah Bukti
Mulai dari uang, komputer dan airsoft gun mirip senapan AK-47.
VIVA.co.id
9 Agustus 2016