Lima Fakta tentang Zara

Gerai Toko Zara
Sumber :
  • Reuters
VIVA.co.id
img_title Gaya Busana Alyssa Soebandono ala Hollywood Era 50-an
- Siapa yang tak kenal merek Zara? Apalagi, jika Anda penggemar fesyen, nama tersebut tentu saja sudah tak asing di telinga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Rihanna Luncurkan Alas Kaki Faux Fur untuk Puma

Produk fesyen tersebut sudah banyak 'menjajah' dunia, termasuk Indonesia. Banyak produk Zara 'nampang' di butik atau mal-mal Tanah Air.
img_title Yuk, Berburu Fesyen Muslimah di Hijab Day


Selain pakaian wanita dan pria, Zara juga memproduksi pakaian anak, remaja, sepatu, tas dan aksesori.

Produk fesyennya tak memiliki ciri khas tertentu lantaran konsep fesyen yang dijualnya mengikuti fesyen catwalk, namun tentu saja dengan harga jauh lebih terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah.

Sekadar diketahui bahwa Zara menciptakan produknya berdasarkan gaya hidup, bukan kemewahan sehingga produknya sangat mudah dipadu-padankan dengan pakaian lain.

Tidak heran jika, fesyen merek ini sangat dicintai pasar dalam negeri. Berikut ini lima fakta yang perlu Anda ketahui tentang Zara:

1. Pendiri Zara Orang Terkaya Dunia


Zara didirikan di bawah perusahaan Inditex oleh Armancio Ortega. Berdasarkan data Forbes yang dirilis pada Oktober lalu, nilai kekayaan Ortega sempat melebihi pendiri Microsoft, Bill Gates, yakni mencapai US$79,6 miliar, meski akhirnya kembali turun ke posisi kedua.  

Inditex sendiri merupakan pengecer pakaian terbesar di bumi. Pendapatan perusahaan ini selama sembilan bulan terkumpul sebesar 14,74 miliar euro atau naik 16 persen, dengan laba bersih tumbuh 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 2,02 miliar euro.

Tapi siapa yang menyangka jika orang terkaya di dunia ini, dulunya orang miskin dan putus sekolah. Ortega bahkan pernah menjadi karyawan sebuah toko pakaian.

2. Asal Nama Zara


Dikutip dari Telegraph, pria rendah hati ini bersama dengan pasangannya Rosalia Mera mendirikan toko pertama di kota A Caruna, dekat dengan Arteixo, Spanyol.

Awalnya, mereka ingin menamakan merek fesyen dengan nama Zorba, sesuai dengan nama fim favorit mereka, 'Zorba the Greek'. Namun nama itu sudah dimiliki toko lain, sehingga mereka menggantinya, dengan pertimbangan nama yang singkat, sehingga muncullah nama Zara. Merek ini yang kini hadir di setiap sudut dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



3. Produksi Tercepat
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut