Jokowi Ingin Proyek Listrik 35.000 MW Segera Selesai

Presiden Joko Widodo
Sumber :
  • ANTARA/Yudhi Mahatma

VIVA.co.id – Pemerintah terus mengupayakan percepatan proyek pembangunan pembangkit tenaga listrik 35.000 Mega Watt, sehingga bisa rampung sebelum masa bakti pemerintahan habis di 2019 mendatang.

img_title Menteri LHK: Pembangunan Tak Boleh Terhenti Atas Nama Deforestasi

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengakui bahwa rencana tersebut sampai saat ini justru dianggap oleh sebagian masyarakat hanya sekadar ambisi yang sulit direalisasikan. Keraguan ini mendapatkan perhatian dari Presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mau bangun 35.000 MW dalam lima tahun tapi banyak yang tidak percaya. Kenapa kita sangat pesimistis sekali," kata Jokowi, sapaan Joko Widodo saat ditemui di Balai Kartini Jakarta, Rabu, 30 Maret 2016.

img_title Menko Luhut Ingatkan Visi Poros Maritim Dunia Harus Terealisasi

Jokowi mengakui keraguan sejumah kalangan memang dilandasi fakta yang ada, di mana dalam 70 tahun terakhir Indonesia hanya bisa membangun listrik yang hanya mencapai 53.000 MW.

Menurutnya, upaya pemerintah yang terus melakukan deregulasi perizinan memang untuk memudahkan proyek-proyek strategis seperti ini. Jika program tersebut bisa berjalan lancar, maka pembangunan ini pun dimungkinkan terjadi.

img_title Bonus Setara, Ketua NPC Indonesia Apresiasi Presiden dan Menpora

"Kalau saya, bagaimana caranya supaya ini bisa masuk akal. Problemnya itu izin dan pembebasan lahan. Hanya dua itu yang harus diselesaikan," tuturnya. (ms)
 

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi.

Mendag Lutfi Dinobatkan Jadi Pemimpin Terpopuler oleh Warganet

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, dinobatkan sebagai Pemimpin Paling Populer 2021. Penghargaan diberikan oleh PR Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
10 Desember 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut