Wangi Rempah Kuliner Timur Tengah

Salah satu menu di Al Zein Restaurant and Cafe
Sumber :
  • Dokumentasi Al Zein Restaurant and Cafe

"Nama-nama karyawan juga saya ganti, misalnya jadi nama ke-Arab-araban biar unik. Terus setiap hari Jumat kita pakai pakaian temanya Cleopatra," imbuh Fina.

img_title Mencicipi Ragam Kelezatan Hidangan Rombongan Raja Salman

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/06/06/575515c6cae91-salah-satu-menu-di-al-zein-restaurant-and-cafe_663_382.jpg

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya menyuguhkan sajian khas Timur Tengah, pengunjung juga bisa menikmati berbagai masakan Nusantara dan Western food. Seluruh menu di sini pun dimasak di bawah pengawasan seorang juru masak yang langsung didatangkan dari Mesir, Chef Medath Farghaly untuk memastikan keotentukan setiap masakan. Semua menu khas Timur Tengah pun hasil dari sentuhan tangannya.

img_title Hit di AS, Gerai Kuliner The Halal Guys akan Ada di Jakarta

Selain itu, untuk mempertahankan keaslian cita rasa Timur Tengah, restoran ini bahkan mengimpor bahan-bahan masakannya ke Indonesia. "Kami ingin memberikan keaslian dan jati diri dari masakan Timur Tengah itu sendiri, jadi untuk makanan Timur Tengah hampir semua bahannya kami impor. Bahkan ada orang Arab yang pernah makan kemari merasa sedang menikmati masakan rumahnya sendiri," kata Fina.

Saat VIVA.co.id berkunjung restoran tersebut, Fina menyuguhkan teh khas Timur Tengah, yaitu teh adeni. Teh ini adalah kawan yang tepat untuk dinikmati bersama roti pita. Teh adeni disajikan dengan susu dan rasanya agak mirip dengan jahe karena dicampur dengan kapulaga. Rempah satu ini juga dipercaya bermanfaat untuk menghilangkan bau mulut.

img_title 7 Makanan Khas Ramadan Paling Populer di Berbagai Negara

"Kita jadikan minuman ini (teh adeni) compliment buat tamu, di restoran lain tidak ada yang menyajikan ini karena cost-nya besar. Kapulaganya bukan kapulaga Indonesia karena wanginya kurang, tapi kapulaga India. Kadang-kadang roti kita kasih," ujarnya.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/06/06/5755163a0cb9d-hummus_663_382.jpg

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekhasan Timur Tengah lain yang dibawa oleh restoran ini adalah lima area lesehan. Fina mengatakan bahwa lesehan termasuk salah satu budaya yang ada di Arab. Tak hanya mencicipi menu-menu andalan seperti lisan ashfur, ruz khaltah bil laham, roti pita, kopi Arab dan jus kurma, di sini Anda juga dapat  menikmati atmosfer dan suasana bersantap khas Timur Tengah.

Untuk harga makanan di berkisar di harga Rp150.000 (dengan pajak). Restoran yang buka 24 jam ini dilengkapi sound system, proyektor, smoking room dan dapat digunakan untuk berkumpul bersama keluarga, teman atau mengadakan tempat pertemuan dengan rekan kerja.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut