Harga Naik Tak Wajar, Saham First Media Dipantau BEI

Logo First Media.
Sumber :

VIVA.co.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini tengah mengawasi pergerakan saham PT First Media Tbk (KBLV). Sebab, peningkatan harga dan aktivitas saham perusahaan yang bergerak di bidang media tersebut dinilai tidak wajar

img_title Sentimen Positif Global dan Domestik Topang Penguatan IHSG

"Hal ini, karena adanya peningkatan harga dan aktivitas saham KBLV yang di luar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya, atau Unusual Market Activity (UMA)," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy, mengutip laporan keterbukaan informasi BEI, Senin 20 Juni 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Irvan, informasi terakhir yang dipublikasikan oleh First Media adalah informasi pada 10 Juni 2016, melalui IDX Net mengenai laporan bulanan registrasi pemegang efek.

img_title IHSG Potensi Menguat Awal Pekan, Ini Analisanya

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham KBLV, Irvan mengatakan, BEI saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham First Media.

Dengan demikian, Irvan mengharapkan, agar investor memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, serta mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

img_title Frekuensi Perdagangan BEI Sepanjang 2019 Capai 469 Ribu Kali Per Hari

Kemudian, mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Pengumuman UMA, kata Irvan, tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. (asp)

Mahasiswa melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Minim Sentimen Penopang, Bursa Saham Diprediksi Melemah

Di awal transaksi, indeks harga saham gabungan atau IHSG memerah.

img_title
VIVA.co.id
27 Januari 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut