BPS Jamin Inflasi Terkendali Hingga Akhir Tahun

Kantor BPS
Sumber :
  • Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis

VIVA.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada September 2016, perkembangan indeks harga konsumen (IHK) mengalami inflasi sebesar 0,22 persen. Dengan ini, diharapkan target inflasi tahunan bisa terkendali.

img_title Purbaya Rapat dengan Kepala BPS, Ungkit Soal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2025

“September 2016, terjadi inflasi sebesar 0,22 persen. Dengan posisi ini, inflasi tahun kalender 1,97 persen dan year on year 3,07 persen,” ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin 3 Oktober 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecuk, sapaan akrab Suhariyanto menjelaskan, dari 82 kota IHK yang disurvei otoritas statistik, 58 kota tercatat mengalami inflasi, sedangkan 24 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di wilayah Sibolga (Sumatera Utara) sebesar 1,85 persen

img_title 5 Ancaman Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024

Sementara itu, inflasi terendah terjadi di wilayah Purwokerto (Jawa Tengah) dan Banyuwangi (Jawa Timur) di kisaran 0,02 persen. Sedangkan deflasi tertinggi dialami wilayah Pontianak, di kisaran 1,06 persen.

Menurut Kecuk, terjadinya inflasi pada September memang masih terpengaruh dari hari raya Lebaran umat Islam. Meski begitu, Kecuk meyakini, angka inflasi tahun ini akan tetap terkendali hingga akhir tahun.

img_title Urgensi Sensus Pertanian di Era Kebijakan Berbasis Data

“Sekarang, memang ada kenaikan tipis. Tetapi, angka inflasi year on year angkanya di bawah angka inflasi year on year 2015. Sehingga, situasi 2016 ini lebih terkendali,” katanya. (asp)

Petugas saat melakukan sensus ekonomi kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Sensus Ekonomi di Jabar: KDM Ngaku Punya Sawah, Ratusan Ternak dan Usaha Content Creator

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau KDM mengaku memiliki sejumlah usaha mulai sektor pertanian, peternakan hingga "content creator" saat menjadi responden Sensus Ekonomi.

img_title
VIVA.co.id
22 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut