Jazz 'Made in Indonesia' ala Dwiki Dharmawan Pukau Belanda

Dwiki Dharmawan dan kawan-kawan dalam pertunjukan Indonesia Jazz Show 2016 di Den Haag, Belanda, selama 13-14 Oktober 2016.
Sumber :
  • Courtesy of KBRI Den Haag

VIVA.co.id – Dwiki Dharmawan dan istrinya, Ita Purnamasari, kembali membuat para pecinta jazz di Belanda terpukau. Bersama para musisi berbakat asal Tanah Air, mereka menyuguhkan jazz kontemporer kreatif dengan sentuhan khas Indonesia kepada para penikmat musik di Negeri Kincir Angin tersebut .  

img_title Foundation Marks 40 Years with Symphony Featuring Dwiki Dharmawan

Itulah sebabnya, nuansa tanah Jawa di masa lalu melingkupi ruang konser Koninklijk Conservatorium di Den Haag ketika Ita menyanyikan Lir Ilir, tembang Jawa yang dulu digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk berdakwah menyebarkan ajaran Islam di Pulau Jawa. Nada tinggi penyanyi asal Surabaya itu, yang dulu dikenal sebagai lady rocker Indonesia, memecah keheningan. Demikian ungkap Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dentingan-dentingan piano yang dimainkan Dwiki mengiringi vokal Ita. Awalnya perlahan, lalu makin lama makin cepat dan akhirnya berubah menjadi permainan full piano jazz. Nuansa Jawa, yang awalnya terasa kental, pun lumer sudah.  Penonton bersorak, sebagai ungkapan kagum terhadap penampilan ini

img_title Konser 40 Tahun Bermusik: Dwiki Dharmawan Gandeng Kris Dayanti, Putri Ariani Hingga Once Mekel

Dwiki memang pemusik cerdas yang mampu menyuguhkan musik jazz secara elegan. Karya-karyanya terdengar jelas tak meninggalkan akarnya –Indonesia. Namun begitu, pianis ini juga tetap memberi peran pada tradisi jazz Barat, kadang dengan memberi sentuhan rock. Paduan Timur – Barat yang ia ramu ini pada akhirnya menghasilkan musik, yang bisa diberi “label” sebagai musik world jazz. Jenis musik inilah yang disuguhkan Dwiki sepanjang pergelaran “Indonesia Jazz Night 2016,” dari pukul 18.30 hingga 20.30.

Menurut Azis Nurwahyudi, Indonesia Jazz Night 2016 dipersembahkan oleh KBRI Den Haag, bekerjasama dengan Rumah Budaya Indonesia, pada 13 dan 14 Oktober 2016, di Koninklijk Conservatorium Den Haag --tempat lahirnya musisi muda dan berbakat Belanda. Pada penampilan kali ini, Dwiki didampingi sederet pemusik andal.

img_title Rayakan 40 Tahun Bermusik, Dwiki Dharmawan Gandeng Krisdayanti, Ruth Sahanaya, Hingga Once Mekel

“Mereka adalah Adi Darmawan (bass), Agam Hamzah (gitar), Demas Narawangsa (drum) dan Ade Rudiana (kendang Sunda). Belum lagi ada empat bintang tamu istimewa turut menyempurnakan konser ini. Mereka adalah Dewa Budjana (gitar), Aning Katamsi (soprano), Ita Purnamasari (vokal) dan Yarra Arnes (vokal),” ungkap Azis, yang merupakan Minister Counsellor Pensosbud Kedutaan Besar RI di Den Haag.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut