Minta Maaf dengan Berlutut, Samsung Bikin Marah di China

Petinggi Samsung berlutut di sebuah acara di Tiongkok
Sumber :
  • www.qz.com/Weibo

VIVA.co.id – Samsung, kini makin haus bekerja keras di pasar Tiongkok. Sebab, niatan baik petinggi Samsung untuk meminta maaf kepada paa konsumen dan distributor di Negeri Tirai Bambu itu, malah berbuah kecaman, karena dianggap menghina budaya Tiongkok. 

Pendiri Android Pamer Ponsel Baru, Jangan Kaget Antimainstream Banget

Dikutip Quartz, Minggu 6 November 2016, masalah runyam ini muncul, saat Samsung menggelar cara untuk distributor lokal Tiongkok di Shijiazhuang, Hebei pada 29 Oktober lalu. 

Saat itu, sekitar 20 petinggi Samsung Korea Selatan dan Tiongkok naik ke panggung dan kemudian mereka kompak berlutut di hadapan hadirin. Maksud gestur tubuh 20 petinggi Samsung itu adalah ingin menyampaikan terima kasih kepada para pelanggan dan distributor yang masih percaya dengan Samsung, usai krisis Galaxy Note 7. 

Hilang 22 Tahun Lalu, Jenazah Pria Ditemukan Google Maps

Namun, apa yang didapat jauh panggang dari api. Gerakan berlutut itu malah diartikan menghina kebudayaan Tiongkok. 

Kritik keras atas sikap berlutut itu makin meluas, karena pengguna jejaring mikroblog lokal, Sina Weibo yang mengaku telah membeli Galaxy Note 7 yang cacat, memosting momen itu di platform jejaring sosial itu. Sontak, ribuan netizen Tiongkok marah melihat postingan itu. 

Wow, Siswa SMA Sulawesi Selatan Ini Suaranya Mirip Google Assistant

Dalam budaya Tiongkok, berlutut dianggap praktik kuno, yang terkait dengan masyarakat feodal. Berlutut hanya dipakai untuk penghormatan pada entitas yang tinggi, misalnya dewa, orangtua. Berlutut juga lambang tindakan yang sangat putus asa. 

Umumnya, orang Tiongkok akan berlutut di depan dewa untuk memohon berkah, atau bersyukur atas nikmat yang telah diberikan. Orang Tiongkok juga akan berlutut, saat memohon ampun kepada orang yang mereka cintai, atau saat memohon makanan saat kelaparan.

"Kami berlutut untuk orangtua, guru, pahlawan, pejuang, dan nenek moyang baik kami. Apa maksud berlutut seperti ini? Saya tidak bisa menerima dalam hati saya," kata netizen merespons postingan tersebut. 

Sementara itu, netizen yang lain mengaku merasa budaya mereka dinistakan dan memutuskan untuk memboikot Samsung.

"Mulai sekarang, kita ucapkan selamat tinggal untuk Samsung," kata salah satu netizen.

Belakangan diketahui eksekutif Samsung di Tiongkok berlutut tanpa mendapat pemberitahuan dari tim manajemen lokal. (asp)

Kalkulator menjalankan sistem operasi Windows 10 IoT

Kalkulator Ini Dipaksa Pakai Windows 10, Begini Jadinya

Dilakukan oleh pengembang independen.

img_title
VIVA.co.id
12 November 2019