Kemenhub Tarik Swasta dan BUMN Kembangkan Transportasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Rahmat

VIVA.co.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan membuka peluang bagi peran swasta dan Badan Usaha Milik Negara untuk mengembangkan sektor transportasi di Indonesia.

img_title Menhub Belum Putuskan Impor KRL Bekas, KAI Targetkan Pengiriman Mulai Akhir 2026

"Swasta dan BUMN punya potensi. Sekarang ini, mereka ingin kiprahnya lebih dalam dan memberikan arti secara kuantatif dalam memberikan sumbangan bagi negara," kata Budi, usai membuka rapat kerja Kementerian Perhubungan di kantornya, Jakarta, Rabu 16 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budi mengakui, pelibatan pihak swasta dalam sektor transportasi ini, karena minimnya anggaran negara untuk mengakomodir kebutuhan pembangunan di sektor tersebut.

img_title Truk ODOL Jadi Sorotan, Kemacetan Pelabuhan Ketapang Diminta Tak Terulang

"Kita membutuhan Rp1.600 triliun per tahun. Sementara, kita hanya bisa menyediakan dana sepertiganya," ujar Budi menambahkan.

Karenanya, Budi menilai, dengan keterlibatan pihak swasta di sektor transportasi nasional. Hal ini, bisa lebih membantu pelaksanaan pembangunan yang diharapkan mampu menciptakan kapitalisasi di sektor ekonomi lainnya.

img_title Kemenhub Mulai Serahkan Pemenuhan Hak Para Korban KMP Virgo Transport 8 ke Ahli Waris

"Mari kita berikan dukungan kepada sektor swasta dan BUMN, untuk berperan serta lebih banyak pada fungsi sebagai regulator. Dengan begitu, sektor industri bisa bekerja sama dengan kita," ujarnya. (asp)

Ilustrasi penggunaan dry ice untuk urai asap karhutla

48 Bandara Terdampak Kabut Asap Karhutla, 2.458 Penerbangan Terganggu hingga Oktober 2026

Kabut asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan hingga 17 Oktober 2026. Simak daftar bandara terdampak di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut