Enam Perusahaan Singapura Diduga Jadi Kartel Logistik di RI

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha, M. Syarkawi Rauf.
Sumber :
  • KPPU

VIVA.co.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha kembali mencium adanya praktik kartel yang berpotensi merugikan para pelaku usaha dalam negeri. Kali ini, enam perusahaan asal Singapura di bidang angkut barang menjadi sasaran otoritas pengawas pelaku usaha ke depan.

img_title Meksiko Masih Mencekam, Militer Baku Tembak dengan Anggota Kartel-Puluhan Orang Tewas

Ketua KPPU, Syarkawi Rauf, mengungkapkan, keenam perusahaan tersebut diduga melakukan persekongkolan dalam menetapkan tarif angkutan kontainer antara wilayah Batam-Singapura dan sebaliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syarkawi memandang, dugaan praktik kartel tersebut lantaran adanya perbedaan tarif angkutan kontainer yang cukup signifikan di wilayah Jakarta-Singapura maupun sebaliknya. Padahal, jarak antara Pulau Batam dan Singapura relatif lebih dekat dibandingkan dengan Jakarta-Singapura.

img_title Kerusuhan Guncang Meksiko Usai Tewasnya Bos Kartel Narkoba, Kemlu Pastikan WNI Aman

"Ini tren ke depan, dan jadi entry point kami di KPPU untuk melakukan penelitian," jelas Syarkawi dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa 13 Desember 2016.

KPPU, lanjut dia, telah melakukan koordinasi dengan otoritas pengawas persaingan usaha negara tersebut. Meski begitu, masih adanya batasan Undang Undang bagi KPPU untuk memeriksa perusahaan asing yang diduga melakukan praktik kartel menjadi kendala.

img_title Operasi Pasukan Khusus Meksiko: 6 Anggota Kartel Narkoba Tewas, 3 Tentara Luka-luka

Apalagi, ditegaskan Syarkawi, dugaan praktik kartel tentu akan merugikan para pelaku usaha lokal. Sehingga, dibutuhkan peran lebih untuk menindaklanjuti hal-hal seperti ini di kemudian hari. Potensi kerugian pelaku usaha dalam negeri pun bisa diminimalisir lebih cepat.

"Mudah-mudahan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) bisa mengabulkan permintaan KPPU," katanya.

Ilustrasi narkoba.

AS Tawarkan Hadiah Rp 167,8 Miliar untuk Informasi Keberadaan Kakak Beradik Pemimpin Kartel Narkoba Sinaloa Meksiko

AS menawarkan hadiah hingga 10 juta dolar AS (sekitar Rp167,8 miliar) untuk informasi yang mengarah pada penangkapan para pemimpin kartel narkoba Sinaloa Meksiko.

img_title
VIVA.co.id
27 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut