Trik Kreasikan Kain Batik Jadi Sarung Trendi

Trik keasikan kain batik jadi sarung trendi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Linda Hasibuan

VIVA.co.id – Siapa orang Indonesia yang tak bangga memakai batik? Kain batik bisa dijadikan berbagai model dan jenis busana. Tak hanya dikenakan saat santai atau di acara kasual, batik juga sangat cocok dipakai di acara-acara resmi.

Mengenal Kain Tenun Tanimbar, Dipakai Mikha Tambayong saat Fashion Show di Istana Berbatik

Nah, jika Anda hobi mengoleksi kain batik dalam berbagai warna dan motif, Anda bisa bergantian mengenakan kain tersebut menjadi sarung. Tenang saja, untuk dijadikan sarung cantik, kain batik kesayangan Anda tak perlu dipotong dan dijahit, melainkan cukup dikreasikan dengan teknik lilit.

Desainer Indonesia Fashion Chamber (IFC) asal Yogyakarta Hendri Budiman mengatakan, untuk mengkreasikan kain batik menjadi sarung keren yang bisa Anda kenakan di berbagai kesempatan, yang Anda butuhkan hanyalah kain batik yang memiliki panjang sekitar 2,5 hingga 3 meter.

Gaya Fesyen Eva Celia dengan Kain Batik Hasil Karya Sendiri

Caranya sangat mudah, yakni dengan  mengikat kedua ujung kain di belakang pinggang dan biarkan ujungnya tergerai di depan.

“Lalu ambil ujung kain yang tergerai itu dan masukkan ke sela-sela kaki ke arah belakang. Tarik kain, lalu ikat kedua ujungnya,” ujar Hendri kepada VIVA.co.id saat ditemui di kawasan Bandung, Jawa Barat, Rabu, 12 Januari 2017.

Sebelum Meninggal, Ibunda Denny Cagur Sudah Siapkan Kain

Dia menuturkan, sarung kini mulai menjadi daya tarik para desainer dan pengamat fesyen. Sarung juga tak hanya dikenakan untuk bersantai di rumah, melainkan telah menjadi busana yang bisa dipakai di berbagai kesempatan.

Hal tersebut karena sarung sangat mudah dan praktis untuk dipakai dan bisa dipadukan dengan atasan model apapun.

Kain batik juga tak hanya dapat dikreasikan menjadi sarung, namun juga dijadikan dress,celana kulot, dan rompi.

"Tidak hanya menjadi sarung, batik dengan ukuran 2,5 meter atau lebih juga bisa dijadikan beragam item fesyen tanpa perlu dijahit.”

(mus)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya