Pekan ini, Tarif Baru Bea Keluar Konsentrat Diumumkan

Ilustrasi pertambangan.
Sumber :
  • MARKO DJURICA/REUTERS

VIVA.co.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, menyatakan segera menerbitkan aturan bea keluar ekspor konsetrat. Aturan tersebut, akan diterbitkan pada minggu ini sebagaimana kesepakatan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

img_title Bakal Diekspor via DSI, Wamen ESDM Kasih Bocoran Soal Bea Keluar Batu Bara

"Akan ditetapkan segera dalam jangka waktu dekat, minggu ini bisa. Itu, untuk perusahaan yang melakukan ekspor. Jadi, kita tunggu saja," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Suahasil Nazara di Jakarta, Senin 23 Januari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suahasil menambahkan, besaran bea keluar akan diterapkan antarkementerian terkait. Tetapi, pihaknya akan menerapkan tingkatan (layer) bagi bea keluar yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai insentif bagi perusahaan dalam membangun smelter.

img_title Bea Keluar Batu Bara Belum Diterapkan, Purbaya: Masih Ada yang Protes

"Artinya, semakin tinggi, maju progres smelter semakin rendah tingkat bea keluar yang akan dikenakan," tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah menyebut jika persentase pembangunan smelter sudah nol sampai 7,5 persen dikenakan bea keluar 7,5 persen. Jika pembangunan smelter 7,5 persen sampai 30 persen, bea keluar lima persen. Sedangkan pembangunan smelter di atas 30 persen, maka dibebaskan bea keluar.

img_title Wamen ESDM Ungkap Alasan soal Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026

"Dikasih insentif, kalau makin tinggi progresnya, bea keluar makin rendah. Ada beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan. Nanti kita umumkan, yang jadinya bagaimana. Semakin tinggi progresnya, makin rendah," ujarnya. (asp)

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Bahlil Blak-blakan Alasan Bea Keluar Batu Bara Belum Diputuskan, Ini Penyebabnya

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengaku, pihaknya sepakat dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, bahwa momen saat ini tidak tepat membahas Bea Keluar Batu Bara.

img_title
VIVA.co.id
8 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut