Cara Raih Untung Besar dari Barang Seni

Barang-barang antik yang dijual komunitas seni di kawasan Kota Lama Semarang
Sumber :

2. Memperhatikan passion

img_title SIG: Inovasi Unik yang Ubah Karya Seni Anak Jadi Donasi Pendidikan Gratis

Passion adalah hal yang penting dalam segala hal, termasuk ketika hendak mengoleksi suatu barang seni. Pilihlah barang yang sesuai dengan apa yang Anda sukai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan menyukai barang tersebut, maka Anda bersemangat mengumpulkannya. Anda juga akan rela meluangkan waktu untuk mencari informasi lebih terkait barang yang disukai.

img_title Begini Cara Dapat Saldo Dana Gratis Cukup dengan Menggambar

Lain halnya ketika Anda hanya mengikuti tren pasar untuk mendapatkan hasil dari yang diinvestasikan, maka tidak ada kebahagiaan dan kepuasan yang ditemukan dari barang seni tersebut.

3. Memperhatikan usia atau nilai historisnya

img_title Keren! Lukisan Karya Putri Poppy Dharsono yang Berkebutuhan Khusus, Mejeng di Pameran IFI Wijaya

Tidak ada batasan waktu untuk menjual kembali barang seni yang dimiliki. Namun, barang seni bukanlah emas yang bisa dijual kapanpun. Barang seni bisa dijual hanya pada orang- orang yang mengerti seni. 

Proses penjualannya juga memakan waktu yang lama. Ada banyak karya seni yang telah berusia puluhan bahkan ratusan tahun. Karya seni tersebut bernilai tinggi jika nilai historisnya juga tinggi. Apalagi jika karya seni tersebut sering dipindahtangankan, sudah pasti harganya semakin melambung tinggi.

4. Perhatikan budget

Mengoleksi barang seni membutuhkan modal yang besar. Apalagi jika barang seni tersebut berupa lukisan dari para seniman terkenal, seperti Pablo Picasso dan Da Vinci. 

Namun sayangnya, lukisan dari kedua seniman tersebut tidaklah dijual. Ada banyak seniman terkenal lainnya yang sering melakukan lelang atas karya seni yang dihasilkannya.

Hasil karya seni dari para seniman terkenal sudah tidak diragukan lagi. Itulah mengapa banyak orang yang berbodong-bondong memberikan tawaran tertinggi untuk mendapatkannya. Di sinilah Anda perlu bersaing dengan mereka. Tawarlah hasil karya seni sesuai dengan budget yang telah Anda siapkan.

5. Biaya perawatan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah biaya perawatan barang seni tersebut. Faktor usia biasanya sangat memengaruhi tingkat perawatan yang harus dilakukan. Semakin tua usianya, perawatan yang dibutuhkan semakin ekstra. 

Hal ini tentu saja membutuhkan uang dalam jumlah yang lumayan. Terlebih lagi proses perawatan harus dilakukan oleh seseorang yang profesional dan ahli di bidangnya. Keuntungan yang nantinya diperoleh dari hasil menjual barang seni tersebut bisa kembali diinvestasikan untuk barang seni lainnya. (mus)
 

Karya seni Nyoman Sujana Kenyem.

Nyoman Sujana Kenyem Hadirkan Sentuhan Seni Bali Modern di Art and Dine

Seniman ternama asal Bali, Nyoman Sujana Kenyem, kembali menjadi sorotan lewat karya-karyanya yang ditampilkan dalam kolaborasi eksklusif.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut