Cara Agar Tidak Miskin di Masa Pensiun

Ilustrasi pensiunan.
Sumber :
  • REUTERS

VIVA.co.id – Masa pensiun adalah masa yang tidak bisa dielakkan lagi. Mau tidak mau usia kita akan bertambah dan kita akan menjalani masa di mana hanya akan banyak berdiam dengan penghasilan dan aktivitas tidak selancar masa produktif. 

img_title Waspada! Ini Tanda-tanda Masalah Keuangan yang Jarang Disadari, Nomor 3 Bisa Bikin Terlilit Utang

Untuk mempersiapkan masa pensiun, tentunya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Butuh sebuah perencanaan yang matang dan harus dimulai dari awal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak perusahaan yang menyediakan dana pensiun dan bekerja sama dengan pihak asuransi. Namun, hal tersebut menjadi masalah bagi seorang pekerja lepas yang tidak bekerja pada satu instansi. Karena itu, dana pensiun merupakan sesuatu yang sudah harus dipikirkan.

img_title Sederet Ujian Rumah Tangga, Paling Umum Adanya Campur Tangan Mertua

Beberapa hal ini dari Cermati.com, yang harus diperhatikan agar tidak terjebak dalam sebuah situasi yang buruk dan jatuh miskin pada saat menghadapi waktu pensiun adalah sebagai berikut.

1. Kurang menabung

img_title Marshanda Blak-blakan Ngaku Kesulitan Keuangan Hingga Ngutang untuk Pengobatan

Dalam kondisi apapun, menabung adalah hal yang perlu dilakukan. Terkadang, banyak orang berpikir bahwa dengan menabung kita akan mengurangi banyak kesenangan dan mengurangi anggaran sehari-hari. 

Pemikiran itu yang harus dibuang jauh-jauh. Sejatinya, aktivitas menabung tidaklah harus dengan jumlah nominal yang besar, menabung adalah aktivitas menyimpan dana penghasilan agar bisa digunakan di masa mendatang, tidak masalah berapa pun jumlahnya. 

Membiasakan diri dengan menabung memang sangat sulit, apalagi dengan kondisi perekonomian yang pas-pasan. Terkadang menabung hanya akan mengurangi penghasilan. 

Kita harus dapat mengurangi penghasilan kita dengan cermat. Kunci dari menabung adalah niat yang kuat. Memerlukan banyak waktu agar terbiasa menyisihkan pendapatan per bulan untuk ditabung.

Usia 20 tahun adalah usia emas untuk memulai menabung karena di masa ini kita mempunyai produktivitas tinggi. Kita mempunyai biaya pengeluaran yang relatif sedikit. 

Ketika kita menginjak usia 30 tahun, memang penghasilan bertambah akan pengeluaran juga cenderung meningkat karena Anda akan berkeluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Tidak adanya dana pensiun dari pekerjaan kita

Masalah ini adalah masalah yang banyak dihadapi oleh kebanyakan pekerja, banyak juga dari perusahaan mereka yang tidak memberikan dana pensiun untuk karyawannya. Terlebih, bagi seorang freelancer atau pekerja lepas. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut