5 Tips Pinjamkan Uang Agar Kerabat Tak Retak

Ilustrasi sahabat.
Sumber :
  • Pixabay/Foundry

VIVA.co.id – Meminjam uang adalah pilihan yang tepat jika keadaan finansial sedang memburuk. Namun, apa jadinya jika yang meminjam uang adalah kerabat? Apakah Anda akan memberikannya atau tidak? 

img_title 6 Cara Mengatur Keuangan ala Orang Hemat Bikin Finansial Stabil Meski Gaji Pas-pasan

Menolak permintaan kerabat sangatlah sulit. Apalagi jika dirinya merupakan kerabat sejak kecil dulu. Karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum meminjamkan uang kepada kerabat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agar hubungan pertemanan tidak rusak akibat uang, coba pertimbangkan beberapa hal ini seperti yang diulas Cermati.com.

img_title 6 Tips Finansial Keluarga Jelang Liburan Sekolah Hindari Kantong Jebol

1. Mengetahui kondisi finansial

Siapa sih yang tega melihat temannya kesusahan? Hanya sedikit orang yang benar-benar tega. Anda yang tak tahan melihat orang kesusahan pasti akan menolong orang tersebut. Apalagi jika Anda memiliki kemurahan hati untuk mengulurkan bantuan. Jika teman sedang kesulitan dalam finansial, akankah Anda menolongnya?

img_title Waspada! Ini Tanda-tanda Masalah Keuangan yang Jarang Disadari, Nomor 3 Bisa Bikin Terlilit Utang

Apabila Anda memiliki uang lebih, tak salah jika meminjamkannya kepada kerabat. Lagi pula, uang tersebut akan dibayarkan jika tenggang waktunya telah tiba. Namun, bagi Anda yang kekurangan atau hidup pas-pasan, sebaiknya memikirkan ulang perihal meminjamkan uang ini. 

Jangan sampai rasa iba membuat Anda menderita tak punya uang. Jika tak sanggup, jelaskan kepada kerabat keadaan sejujurnya. Jangan terlalu memaksakan diri, yang berujung semakin buruknya keadaan finansial.

2. Mengetahui tujuan kerabat meminjam uang

Selain mengetahui kondisi finansial, Anda juga perlu mengetahui tujuan kerabat meminjam uang kepada Anda. Jika tujuannya untuk membuka bisnis, boleh saja meminjamkan sejumlah uang kepadanya. 

Lain halnya jika tujuannya untuk membayar utang. Ini tandanya kerabat memiliki utang di sana-sini dan berusaha mencari celah untuk membayar sebagian utang yang sudah jatuh tempo.

Hal ini terlihat sangat sederhana, namun kalau tidak diperhatikan, Anda akan menelan dampaknya. Dengan mengetahui tujuan, Anda juga semakin bisa untuk memperkirakan berapa jumlah yang akan dipinjamkan. 

Jangan sampai terlalu royal memberi. Jika terlalu royal, yang ada kerabat malah terlena dan menjadikan Anda sebagai gudang pinjaman uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Menetapkan tanggal pembayaran

Selanjutnya adalah menetapkan tanggal pembayaran. Tenggang waktu yang diberikan haruslah sesuai dengan nominal yang dipinjamkan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut