Tips Amankan Keuangan Anda Sejak Muda

Ilustrasi investasi
Sumber :
  • www.pixabay.com/nattanan23

VIVA.co.id – Usia muda memang usia yang penuh dengan semangat. Pada usia muda yang lagi produktifnya, setiap individu selalu menjalani hari-harinya menggeluti kariernya yang ditekuni. 

Sederet Ujian Rumah Tangga, Paling Umum Adanya Campur Tangan Mertua

Tak sedikit pula pada usia mudanya terjebak dalam kebiasaan boros. Kebiasaan yang berujung pada perilaku konsumtif. Tanpa disadari kebiasaan seperti ini akan membawa dampak ke finansial pada masa mendatang.

Kebiasaan ini memang susah untuk dicegah, mengingat pengaruh yang ditimbulkan pergaulan dan pengaruh dari perkembangan zaman menyeret banyak orang-orang pada usia muda untuk menjadi individu yang konsumtif.

Marshanda Blak-blakan Ngaku Kesulitan Keuangan Hingga Ngutang untuk Pengobatan

Jangan sampai masa produktif tidak mempunyai perencanaan finansial yang matang. Beberapa hal ini, yang diulas Cermati.com, bisa diaplikasikan agar kita menjadi individu yang terencana dan aman dalam hal finansial dalam usia produktif.

1. Menjadikan hidup hemat sebagai hal yang menyenangkan

Sempat Kesulitan Ekonomi, Jeje Slebew Blak-blakan Soal Keuangannya

Kata “hemat” sudah sering kita dengar sebagai salah satu cara menyelamatkan finansial. Mendengar kata itu dalam pikiran kita, selama beberapa hari akan menjalani puasa dan merasakan hidup sederhana. 

Anggapan seperti itu tidak selamanya benar. Anggapan seperti itu akan menjadi anggapan yang dapat membuat kata hemat menjadi kata yang mengerikan. 

Sebenarnya, kita dapat menjadikan kata hemat menjadi aktivitas yang menyenangkan. Kita bisa menjadikan berhemat sebagai kebiasaan yang dapat menggantikan kebiasaan konsumtif kita. Bukan dengan cara menghilangkannya, melainkan dengan cara menggantikannya. 

Sebagai misal, kita dapat berhemat dengan membawa bekal makan siang daripada membeli makan siang di depot atau rumah makan. Kita juga bisa dapat menggunakan sepeda ketika bekerja atau menggunakan angkutan umum daripada menggunakan kendaraan pribadi dan masih banyak hal lainnya.

2. Memanfaatkan fasilitas tidak berbayar

Kita dapat menggunakan fasilitas Wi-Fi yang tersedia di tempat umum atau kantor. Bagi yang mempunyai hobi menonton film, dapat memanfaatkan fasilitas Wi-Fi dengan mengunduh terlebih dahulu agar dapat melihat dengan cara memutar ulang hasil unduhan kita tersebut. Dengan begitu, kita dapat menghemat pengeluaran untuk membeli kuota internet.

3. Membuat daftar prioritas kebutuhan

Membuat daftar prioritas kebutuhan adalah salah satu usaha untuk membuat kondisi finansial lebih aman. Dengan membuat prioritas kebutuhan, kita akan terbantu dalam menentukan mana yang lebih utama. Terkadang kita lupa akan kebutuhan mana yang lebih penting. 

Banyak kebutuhan yang sebenarnya bukan kebutuhan prioritas menjadi daftar teratas belanja kita pada awal bulan. Bahkan, kebutuhan prioritas yang seharusnya menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi sering terlupakan. 

Dengan membuat daftar kebutuhan prioritas terlebih dahulu, akan membantu kita menentukan apa saja yang akan dibelanjakan terlebih dahulu.

4. Memisahkan dua rekening

Pisahkan rekening tabungan dengan rekening yang digunakan untuk rekening belanja sehari-hari. Memisahkan dua rekening akan membantu kita dalam mengontrol pengeluaran. Kita bisa menyimpan kartu ATM rekening tabungan jauh-jauh dari dompet. 

Dan membawa hanya satu kartu ATM yang dipergunakan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu, akan terhindar dari penggunaan dana tabungan untuk keperluan sehari-hari atau keperluan karena keinginan.

5. Persiapkan dana untuk investasi

Mengenal investasi sejak dini adalah hal yang positif. Ada banyak jenis dari investasi yang dapat dipilih sebagai permulaan investasi jangka panjang. Selain aman, investasi jangka panjang juga dapat menjadi proses pembelajaran dalam hal berinvestasi. 

Dengan memulai investasi lebih awal, waktu yang dimiliki untuk berinvestasi akan lebih panjang. Dengan demikian, kita dapat mempunyai banyak peluang untuk memaksimalkan dana kita.

Usia produktif adalah usia rawan dalam finansial

Tanpa disadari usia produktif atau usia muda adalah usia di mana kita akan banyak terpengaruh gaya hidup konsumtif. Terlebih bagi kita yang tumbuh di kota-kota besar atau kota metropolitan. 

Gaya hidup boros yang saat ini sudah mulai menjadi bagian dari gaya hidup modern akan membawa pengaruh kuat bagi yang saat ini pada usia muda. Karena itu, perlu kebijakan agar kita dapat menjadi individu yang paham finansial dan bijak dalam menggunakan uang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya