Permudah Kirim Barang, Menhub Luncurkan Inaportnet dan DO Online

Menteri Perhubungan meluncurkan aplikasi Inaportnet 2.0 dan DO Online.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim

VIVA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan peluncuran Go Live penerapan Inaportnet barang atau Inaportnet 2.0 dan penerapan Delivery Order (DO) Online di empat pelabuhan utama dan satu pelabuhan kelas I hari ini, Jumat 29 Juni 2018.

Menhub Tinjau Lokasi Calon Bandara Penunjang Ibu Kota Baru

Pelabuhan itu di antaranya Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, Belawan, Pelabuhan Makassar, dan Pelabuhan Teluk Lamong.

"Saya berpesan, dalam penerapan aplikasi Inaportnet 2.0 dan penerapan DO Online nanti, aspek yang pertama harus dijunjung tinggi adalah komitmen," kata Budi dalam sambutannya di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta.

Menhub Ikut Lepas Ekspor 262 Gerbong Barang ke Selandia Baru

Budi melanjutkan, komitmen yang dimaksud adalah bagaimana seluruh stakeholder yang terlibat dapat patuh terhadap standar operasional prosedur yang berlaku.

"Tanpa komitmen yang kuat dari seluruh pihak, maka aplikasi ini tidak akan bisa menjadi sistem yang menjadi rujukan utama untuk pelayanan kapal dan barang di pelabuhan," kata Budi.

Jelang Diresmikan Jokowi, Menhub Cek Kondisi Bandara Tebelian

Dia menegaskan kepada para pelaku usaha di pelabuhan agar aplikasi yang digunakan untuk memudahkan informasi barang dan kapal ini secara konsisten diterapkan.

"Dengan demikian, pelayanan kapal dan barang dapat terselenggara dengan lebih cepat, mudah, transparan, dan efisien," katanya.

Aplikasi Inaportnet ini merupakan portal elektronik yang memfasilitasi layanan pertukaran data dan informasi layanan kepelabuhanan.

Sementara itu, sistem DO Online saat ini sudah diintegrasikan dengan Inaportnet untuk memantau pergerakan kontainer secara real time.

Selanjutnya, menhub menambahkan, pelaku di sektor perhubungan laut harus memupuk kreativitas, untuk terus memperbaiki kinerja. "Dan terus berinovasi agar bisa membuat aplikasi Inaportnet dan aplikasi layanan kepelabuhanan lainnya yang memiliki manfaat lebih dari apa yang telah kita capai sekarang," tambahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya