Sri Mulyani: Pinjol Ilegal Itu Lintah Darat Berteknologi Digital

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr.

VIVA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pinjaman online ilegal atau fintech peer to peer (P2P) lending ilegal tidak ada bedanya dengan lintah darat yang merupakan kiasan untuk rentenir.

Menurutnya, antara pinjol ilegal dan lintah darat tidak ada bedanya. Hanya saja, lintah darat ini dilengkapi dengan teknologi digital dan skema bunga rendah namun berujung pada penyengsaraan dan teror.

"Ini lebih seperti lintah darat, daripada aktivitas fintech peer to peer lending. Lintah darat dengan teknologi digital," kata Sri Mulyani dalam OJK-OECD Conference, Kamis, 2 November 2021.

Sri menilai, tumbuh kembangnya pinjol di Indonesia dan telah banyak memakan korban, disebabkan perkembangan teknologi digital yang cepat tidak diiringi tingkat literasi masyarakat.

Polisi gerebek perusahaan penagih pinjol di Tangerang.

Polisi gerebek perusahaan penagih pinjol di Tangerang.

Photo :
  • Istimewa/VIVA.co.id/Foe Peace Simbolon

Dia mengatakan, data terakhir tingkat literasi keuangan di Indonesia pada 2019 hanya mencapai 38,03 persen. Padahal, OJK menurutnya telah terus melakukan pemblokiran pinjol sejak 2019-2021 yanh sebanyak 3.500.

"Angka ini mengartikan bahwa banyak orang di Indonesia menggunakan layanan finansial bahkan tanpa memiliki pengetahuan dasar atau tanpa literasi keuangan," tutur dia.