Soal Unit Link, Misbakhun Minta OJK Moratorium Dulu

Anggota Komisi XI DPR Fraksi Golkar M.Misbakhun
Anggota Komisi XI DPR Fraksi Golkar M.Misbakhun
Sumber :

VIVA – Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan moratorium atau penghentian sementara, terhadap produk asuransi unit link. Mengingat kata dia, banyak yang mengeluhkan, termasuk melapor ke DPR.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Industri DPR telah mengajukan permintaan tersebut.

Lebih lanjut dijelaskannya, panja di Komisi XI DPR tersebut akan membuka opsi-opsi tentang boleh atau tidaknya produk unit link di masa depan.

“Dalam rapat Panja Pengawasan Industri Keuangan, kami menyampaikan perlunya dibuka sebuah opsi mengenai produk unit link dalam industri unit link itu dikaji ulang, mengingat banyak korban mengadu ke OJK dan DPR," kata Misbakhun dalam keterangannya yang diterima, Rabu 8 Desember 2021.

Menurut dia, masyarakat yang menjadi korban produk unit link ini hingga kini belum mendapatkan kejelasan terkait dengan uang mereka. “Inilah kemudian lahir pemikiran tentang moratorium terhadap unit link di produk asuransi kita," lanjutnya.

Misbakhun menjelaskan sebenarnya produk unit link dalam industri asuransi Indonesia merupakan pengembangan asuransi konvensional. Dalam unit link, paparnya, ada faktor investasi berisiko yang sebenarnya bukan merupakan produk asuransi itu sendiri. Sementara diakuinya, pengetahuan masyarakat juga belum memadai. Sehingga timbul persoalan tersendiri.

Menurutnya, dari penelusuran panja, banyak prosedur yang tak terpenuhi. "Banyak yang merasa membeli produk asuransi dan berharap suatu saat bisa merasakan manfaat dan hasilnya. Cuma bukan keuntungan yang didapatkan, tetapi justru kerugian finansial karena ternyata yang mereka beli produk unit link yang kebanyakan investasinya ditanamkan di saham," urai Misbakhun.