Al-Qaida Kelahiran AS, Ditangkap

VIVAnews - Inteliijen Pakistan menangkap juru bicara Al-Qaida yang juga kelahiran Amerika Serikat, Adam Gadahn, di selatan Karachi. Petugas menangkap Gadahn pada Minggu waktu setempat.

Gadahn beberapa kali terlihat dalam video sambil menyebarkan ancaman ke dunia barat. Penangkapan ini menjadi salah satu kesuksesan besar dalam perang Amerika terhadap Al-Qaida.

Gadahn langsung ditahan dan diinterogasi oleh petugas intel Pakistan. Dalam beberapa operasi di Pakistan agen intel Amerika, Central Intelligence Agency (CIA), kerap terlibat. Namun, belum dapat dipastikan apakah dalam aksi ini, intel Amerika pun ikut dalam operasi.

Gadahn tumbuh dan besar di daerah peternakan Riverside County, California. Dia lalu masuk Islam di masjid dekat Orange County.

Menurut Federal Bureau of Investigation (FBI), Gadahn lalu pindah ke Pakistan 1998 dan menjalani latihan Al-Qaida selama enam tahun. Dia bertugas sebagai penerjemah dan konsultan. Pria ini masuk daftar pencarian orang sejak 2004. Bahkan, Amerika menyediakan imbalan $1 juta bagi informan yang memberi tahu keberadaannya.

Pada 2006, pengadilan Amerika Serikat mendakwa Gadahn dengan tuduhan pengkhianatan. Dalam kurun waktu 50 tahun, Gadahn menjadi orang pertama yang dituduh menggunakan pasal itu. (AP)

Kejagung Periksa Staf Perusahaan Harvey Moeis soal Kasus Korupsi Timah
Ilustrasi lingkungan

Ini pentingnya Energi Hijau dan Lingkungan Terlindungi untuk Masa Depan

Pembangunan ekosistem energi hijau di Indonesia bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan energi saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan yang berkelanjutan.

img_title
VIVA.co.id
8 Mei 2024