Junta Myanmar Jatuhi Hukuman Mati Kepada 3 Jenderal Karena Alasan Ini

Logo & Tagline VIVA Baru
Sumber :

VIVA – Situasi di Myanmar masih tidak stabil. Baru-baru ini, pasukan milisi mulai berhasil merebut beberapa fasilitas militer yang dimiliki junta, yang mendorong sejumlah personel dan pasukan untuk menyerah.

img_title Divonis 10 Tahun dan Dipecat dari TNI, Mayor Laut Faisal Terbukti Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer

Tiga perwira tinggi yang menyerah kepada pejuang etnis minoritas di sebuah kota strategis di perbatasan China bulan lalu telah dihukum mati oleh Junta Myanmar, menurut laporan AFP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Junta Militer menggelar parade Hari Kemerdekaan Myanmar pada 4 Januari 2023.

Photo :
  • CNA/AFP.

img_title Rusia Mau Bangun PLTN di Tetangga Indonesia

Penyerahan tersebut, yang merupakan salah satu kerugian militer terbesar dalam beberapa dekade memicu kritik lebih lanjut terhadap para pendukung junta. Setelah penyerahan, aliansi milisi etnis mengizinkan para perwira dan pasukannya meninggalkan wilayah tersebut.

Sumber militer yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada AFP bahwa tiga brigadir jenderal, termasuk komandan Kota Laukkai, dijatuhi hukuman mati.

img_title Bangladesh Labrak Myanmar soal Rohingya

“Tiga brigadir jenderal, termasuk komandan Kota Laukkai dijatuhi hukuman mati,” ungkapnya.

Tiga perwira lainnya dinyatakan bersalah dan dihukum penjara seumur hidup karena keterlibatan mereka dalam penyerahan diri di Laukkai, menurut sumber tersebut.

Aliansi Tiga Persaudaraan, yang terdiri dari Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDAA), Tentara Arakan (AA), dan Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA), mengambil alih kota terbesar, Laukkai.

Pada akhir Oktober, aliansi itu melakukan serangan tak terduga di sebagian besar wilayah utara Myanmar. Mereka berhasil mengambil alih beberapa kota penting dan pusat perdagangan di sekitar perbatasan dengan China.

Pada tahun 2009, Min Aung Hlaing, pemimpin junta saat ini, menjadi populer karena berhasil mengusir Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar dari Laukkai, saat ia menjabat sebagai komandan regional.

Militer kemudian membentuk kelompok bersenjata yang menghasilkan uang melalui narkoba, perjudian, dan layanan seksual kepada turis dari seberang perbatasan China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Parade militer Myanmar pada Maret 2022 usai kudeta militer oleh junta

Photo :
  • AP Photo/Aung Shine Oo

Ribuan warga China dan warga negara asing lainnya, beberapa di antaranya dipekerjakan di bawah tekanan dan diperdagangkan lalu menipu rekan senegaranya melalui internet, yang kemudian menjadi terkenal sebagai Laukkai.

Ilustrasi militer Iran.

Iran Ubah Doktrin Militer, dari Bertahan Jadi Menyerang

Iran mengubah doktrin militernya dari sikap bertahan menjadi siap menyerang setelah menghadapi konflik terbaru dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut