Perundingan Iran‑AS Segera Digelar, Akankah Sukses?

Presiden AS, Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei
Sumber :
  • NDTV

VIVA –Hari ini, Jumat 10 April 2026, Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan akan menggelar pertemuan di Islamabad, ibu kota Pakistan. Kota tersebut menjadi tuan rumah pembicaraan antara delegasi kedua negara, setelah keduanya menyepakati gencatan senjata selama dua minggu pada Selasa malam yang mengakhiri kebuntuan menegangkan.

img_title Rupiah Melemah ke Rp 17.650 saat Pendapatan Kelas Menengah RI Anjlok dan Tensi Iran-AS Kembali Melonjak

Menjelang perundingan ini, perhatian publik dunia pun tertuju pada berbagai hal. Mulai dari agenda yang akan dibahas hingga kemungkinan tercapainya kesepakatan. Lalu, apa saja yang perlu diketahui dari pertemuan ini? Berikut rangkumannya, dikutip dari Al Jazeera, Jumat, 10 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapan dan di mana perundingan digelar?

img_title IRGC Gertak AS: Sanksi Satu Dollar ke Iran, Washington bisa Rugi Berkali-kali Lipat

Perundingan dijadwalkan dimulai akhir pekan ini di Islamabad, setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif secara resmi mengundang kedua pihak untuk mencari penyelesaian penuh atas konflik.

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa pembicaraan formal akan dimulai Sabtu pagi waktu setempat.

img_title Trump Pede Jalur Pipa Minyak Suriah Bakal Gantikan Peran Krusial Selat Hormuz

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan pada 8 April bahwa perundingan bisa berlangsung hingga 15 hari. Artinya, sebagian delegasi mungkin akan tinggal lebih lama di Islamabad atau kembali lagi untuk putaran berikutnya.

Delegasi akan menginap di Serena Hotel Islamabad, yang berada di kawasan Red Zone, area dengan pengamanan tinggi yang juga menjadi lokasi gedung pemerintahan dan kedutaan besar. Hotel ini bahkan dikosongkan sementara untuk keperluan tersebut.

Pemerintah setempat juga menetapkan 9 dan 10 April sebagai hari libur, kecuali untuk layanan penting seperti polisi, rumah sakit, dan utilitas. Pengamanan di seluruh kota diperketat, termasuk penutupan akses ke kawasan strategis.

Siapa saja yang akan hadir?

Gedung Putih menyebut Wakil Presiden AS JD Vance akan memimpin delegasi Amerika, didampingi utusan khusus Steve Witkoff dan menantu Presiden Jared Kushner.

Dari pihak Iran, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi diperkirakan memimpin delegasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pejabat Pakistan mengingatkan bahwa kehadiran para tokoh tersebut belum bisa dipastikan sampai mereka benar-benar tiba.

Duta Besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, sempat mengumumkan kedatangan delegasi Iran pada 9 April melalui X, tetapi unggahan itu kemudian dihapus.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut