Dua Alutsista Ini Bakal Perkuat Militer Rusia
Rabu, 18 Mei 2016 - 07:03 WIB
Sumber :
- www.youtube.com
"Sebagai contoh, rudal jelajah Tomahawk milik AS harus menempuh jarak dua jam untuk mencapai Moskow. Nah, Dnepr akan mendeteksi rudal tersebut sebelum 'menyentuh' ibu kota Rusia," kata Vadim Kozyulin, pengamat militer Rusia.
Stasiun Dnepr dibangun pada 1968 yang bertugas memantau wilayah Laut Hitam, Eropa Selatan dan Tengah, serta sebagian Timur Tengah. Usai Uni Soviet runtuh, Dnepr otomatis "berpindah tangan" ke Ukraina, namun Rusia masih bisa mempergunakannya dengan sistem sewa.
Akan tetapi, pada 2009, Rusia membatalkan kesepakatan karena mereka sudah memiliki penggantinya dengan membangun stasiun radar Voronezh di Armavir, Armenia. Setelah Crimea direbut pada 2014, otomatis Dnepr menjadi milik Rusia hingga kini.
TNI Pemersatu Anak Bangsa Demi Kemajuan Indonesia
Indonesia dari tahun 2000 dalam waktu satu generasi, pulih jadi komandan armada perang ASEAN.
VIVA.co.id
10 Oktober 2023