Bangun Tembok Perbatasan AS-Meksiko, Trump Minta 'Reimburse'

ketika Imigran Meksiko Bertemu Keluarga di Perbatasan Amerika Serikat.
Sumber :
  • REUTERS / Jose Luis Gonzalez

VIVA.co.id – Kongres Amerika Serikat menginformasikan bahwa anggaran untuk membangun dinding perbatasan AS-Meksiko bisa melalui 'tagihan khusus' yang akan cair dalam dua bulan ke depan.

Presiden Palestina Tolak Proposal Perdamaian Versi Trump

Hal ini untuk menjawab keluarnya Perintah Eksekutif Presiden Donald John Trump, pada Rabu, 25 Januari 2017, yang sesegera mungkin membangun tembok perbatasan.

Kali ini, sesuai janji kampanyenya, Trump mengesahkan pembangunan tembok sepanjang perbatasan AS dan Meksiko sepanjang 3.200 kilometer. Ini artinya, akan ada penambahan 5 ribu agen patroli dan juga 10 ribu petugas bea cukai.

Benarkah Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Tewas di Tangan AS?

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS, Paul Ryan mengatakan, bila mereka bisa membayar pembangunan dinding tersebut melalui alokasi tagihan tambahan - anggaran yang hanya dikhususkan untuk membangun dinding.

"Kami membahas tentang anggaran tambahan yang rencananya pada musim semi ini. Saya dan Presiden (Trump) sudah berbicara dan anggaran tersebut akan mendapat penggantian (reimburse) dari alokasi lain," kata Ryan, seperti dikutip situs CNN, Kamis, 26 Januari 2017.

KTT Trump-Kim: Media Massa Korea Utara Rayakan 'Kemenangan'

Namun, Ryan melanjutkan, ini masih menjadi diskusi awal. Perintah Trump untuk segera membangun tembok perbatasan itu tak diikuti dengan perkiraan harga dan siapa yang membayarnya.

Kongres harus menyetujui dana pembangunan yang diestimasi mencapi miliaran dolar tersebut. Selama ini, Trump kerap kali berjanji bahwa Meksiko yang bertanggung jawab untuk membayar.

Negeri Sambrero itu akan mengganti uang yang dibayarkan pembayar pajak AS untuk tembok pembatas itu. Juru Bicara Paul Ryan, Ashlee Strong menambahkan kalau mereka menyadari bahwa Trump bisa meminta anggaran pengeluaran khusus tetapi mereka belum menerima permintaan resmi dari Gedung Putih.

"Memang ada permintaan kalau pemerintah akan mengirim permintaan resmi soal anggaran tambahan ke Kongres tetapi tanggalnya belum ditetapkan. Sementara ini kami tetap memakai anggaran yang sudah jelas alokasinya," ujar Strong.

BBC Indonesia

Donald Trump Junior Habiskan Duit Rakyat Rp1 Miliar Saat Berburu Domba

Anak sulung presiden AS itu dilaporkan membunuh spesies domba langka saat berkunjung ke Mongolia.

img_title
VIVA.co.id
11 Juni 2020