Ruko Gas Elpiji Oplosan 3 Kg Digerebek, Raup Untung Rp500 Juta

Polisi menunjukkan barang bukti tabung elpiji 3 kg yang diselewengkan tersangka.
Polisi menunjukkan barang bukti tabung elpiji 3 kg yang diselewengkan tersangka.
Sumber :
  • Viva.co.id/ Nur Faishal (Surabaya)

VIVA Kriminal – Ruko di Jalan Tanjung Batu, Nomor 110 Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, digerebek buntut dijadikan tempat penyalahgunaan gas elpiji subsidi 3 kilogram.

Sebanyak lima orang dicokok. Mereka adalah TAN alias OYEB (56) sebagai pemilik, dan empat orang lainnya selaku pekerja yaitu SAL alias ISAN (50), NFT alias NAT (24), SYAF alias ICAP (53) dan HDL alias LIMBONG (36). Kelimanya merupakan warga Kota Pekanbaru dan juga Kota Medan, Sumatera Utara.

"Pengungkapan ini bermula dari informasi yang didapatkan dari masyarakat, terkait kegiatan ilegal dalam ruko itu. Tim kemudian melakukan tindak lanjut dengan melakukan penyelidikan di lokasi," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Sunarto kepada wartawan, Senin 26 September 2022.

Tak Ingin Rugi Lagi Pertamina Naikan Harga Elpiji 12 Kg

Tak Ingin Rugi Lagi Pertamina Naikan Harga Elpiji 12 Kg

Photo :
  • VIVAnews/Ahmad Rizaluddin

Modus operandinya, gas subsidi 3 kg tersebut disuling dan dipindahkan ke tabung gas 5,5 kg dan 12 kg. Hal ini tak lain guna memperoleh untung. Mereka membeli gas elpiji 3 kg subsidi ke beberapa pangkalan dan warung yang ada di Kota Pekanbaru.

Kemudian, gas dalam tabung 3 kg dipindahkan menggunakan mesin penyuling, serta didorong dengan bantuan angin dari mesin kompresor ke tabung gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg.

"Adapun modus operandinya, para tersangka memindahkan isi tabung elpiji ukuran 3 kg bersubsidi ke tabung ukuran 5,5 kg dan 12 kg nonsubsidi. Selanjutnya mereka meniagakannya dengan tujuan memperoleh keuntungan, namun sangat merugikan negara dan kepentingan masyarakat luas," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title