Proyek Infrastruktur Bagai Angkot Kejar Setoran

Tiang penyangga tol Becakayu roboh, Selasa (20/2/2018)
Sumber :
  • VIVA/Bayu Januar

VIVA – Insiden ambruknya pier head di jalan tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) menimbulkan kritik keras dari berbagai pihak. Salah satunya dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

img_title Pengemudi Mobil Konvoi Sambil Zig-zag di Tol Becakayu, Kena Tegur Polisi

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan, pihaknya mengkritik keras dan mendesak pemerintah untuk segera membentuk tim investigasi independen dengan tugas utama melakukan engineering forensic.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim ini menurutya dibutuhkan untuk menyimpulkan apakah yang terjadi merupakan kegagalan dalam perencanaan konstruksi, kegagalan dalam pelaksanaan konstruksi, atau kegagalan dalam pengawasan konstruksi.

img_title Tarif Tol Becakayu Naik Mulai 9 Agustus 2025, Catat Besarannya

"Percepatan pembangunan proyek infrastruktur tampaknya dikerjakan seperti ‘sopir angkot mengejar setoran’. Yang penting pekerjaan selesai, tanpa mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpangnya," kata Tulus, Selasa 20 Februari 2018.

Menurut dia, kecelakaan konstruksi terhadap proyek infrastruktur, yang terjadi secara beruntun dan menelan puluhan korban, telah membuktikan hal itu. Kecelakaan konstruksi, imbuh dia, sebagiannya sudah terbukti karena kegagalan konstruksi.

img_title DPR Dorong Penyelesaian Tol Desari dan Becakayu untuk Atasi Kemacetan Jabodetabek

"Ini membuktikan proyek konstruksi tersebut tidak direncanakan dengan matang dan atau pengawasan yang ketat dan konsisten," ujarnya.

Ia pun menyampaikan keprihatinannya akan peristiwa pagi hari tadi di tol Becakayu yang menelan beberapa korban, yang hingga saat ini kondisinya masih kritis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim investigasi tersebut menurutnya sangat urgen dibentuk khusus untuk mengaudit ulang terhadap proyek infrastruktur yang sedang berjalan.

"Jangan sampai proyek infrastruktur tersebut mengalami kegagalan konstruksi berulang saat digunakan konsumen. Kita bisa bayangkan, korban masal akan terjadi jika kecelakaan konstruksi tersebut terjadi saat digunakan konsumen," katanya.

Kecelakaan beruntun melibatkan tiga mobil di Tol Becakayu

Tiga Mobil Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, 8 Orang Luka-luka

Kecelakaan beruntun melibatkan tiga unit mobil terjadi di ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) KM 07.400 Jalur B arah Cawang, Jakarta Timur pada Sabtu pagi.

img_title
VIVA.co.id
20 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut