Tertangkap Keluyuran, Warga Bekasi Bakal Diisolasi Dekat Makam Corona

VIVA – Warga Kota Bekasi yang ketangkap masih keluyuran malam-malam tidak ikuti anjuran pemerintah tinggal di rumah selama wabah virus corona bakal digelandang ke tempat khusus isolasi. Mereka bakal 14 hari diisolasi di suatu rumah singgah di Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Bantargerbang, Kota Bekasi – yang kebetulan dekat dengan tempat pemakaman pasien corona.  

Pemakaman Jenazah Suspect Corona di Bekasi, Petugas Pakai Masker

Demikian peringatan dari Pemerintah Kota Bekasi kepada mereka yang masih “bandel” keluyuran mengabaikan imbauan pemerintah tinggal di rumah.  "Kita akan tampung mereka yang tidak mentaati aturan di rumah singgah di wilayah Pedurenan. Mereka akan diisolasi selama 14 hari," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Senin 6 April 2020.

Rahmat menambahkan, aturan itu tertuang atas rapat kordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Warga Bekasi Suspect Corona yang Meninggal Pegawai Telkom

Mereka yang ditampung di rumah singgah, kata Rahmat, akan dicek kesehatannya. Bilamana hasil pengecekan darah dinyatakan negatif corona akan dikembalikan ke pihak keluarga. "Untuk aturan yang ini khusus remaja sampai orang dewasa," katanya.

Namun, untuk para pelajar, lanjut Rahmat, jika ditemukan masih keluyuran akan didata dan dikembalikan ke orangtuanya. Maka perlu ada keseriusan dari pihak sekolah untuk memberi arahan kepada siswanya agar berdiam diri di rumah.

Warga Bekasi Suspect Virus Corona Meninggal Dunia

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sempat melakukan patroli malam pada Sabtu 4 April 2020. Patroli gabungan TNI dan Polri itu menyasar ke sejumlah lokasi keramaian.

"Kita masih berikan imbauan, ke depan kalau masih kedapatan berkumpul di luar jam yang sudah ditentukan akan kami amankan untuk dibawa ke rumah singgah," kata Tri. (ren)

Pemakaman pasies suspect Corona di Bekasi

Heboh Warga Bekasi Suspect Corona Meninggal

Kemenkes menyatakan pegawai Telkom itu dinyatakan negatif virus Corona

img_title
VIVA.co.id
4 Maret 2020