RAPBD DKI Tahun 2023 Naik Rp1,2 Triliun, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Gedung Balai Kota DKI Jakarta
Gedung Balai Kota DKI Jakarta
Sumber :
  • VIVA/Syaefullah

VIVA Metro – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta telah menyepakati bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp83,7 triliun. Kesepakatan itu dilakukan pada Jumat, 25 November 2022.

Anggaran Tahun 2023 itu diketahui mengalami kenaikan sebesar Rp1,2 triliun dari MoU penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2023.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi Cesnanta Brata menjelaskan alasan adanya kenaikan anggaran tersebut. Ia menyebutkan kenaikan itu karena adanya proyeksi peningkatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2022 yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 6,7 triliun menjadi Rp7,9 triliun.

Gedung DPRD DKI.

Gedung DPRD DKI.

Photo :
  • VIVA.co.id/ Ade Alfath

“Kenaikan tersebut dikarenakan adanya proyeksi peningkatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2022 yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp6,7 triliun menjadi Rp7,9 triliun,” kata Michael dalam keterangan resminya, Selasa, 29 November 2022.

Kemudian, Michael menyebutkan, kenaikan itu dikarenakan adanya perubahan pada Rincian Ringkasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2023.

“Pendapatan Daerah sebesar Rp74,38 triliun dan Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp9,40 triliun. Sementara Belanja Daerah sebesar Rp74,61 triliun dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp9,16 triliun,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title