Polisi dan Maling Motor Baku Tembak di Cijantung

Petugas mencari proyektil peluru di lokasi penembakan Bripka Sukardi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ Wahyu Putro A

VIVAnews - Baku tembak antara pelaku pencurian kendaraan bermotor dan polisi berpakaian preman terjadi di Jalan Kali Sari Raya, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu, 15 November 2013.

Menurut warga bernama Darisa, aksi ini terjadi tepat di depan kantor PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Pelaku yang berusaha menggasak sepeda motor Honda Vario hitam dipergoki polisi berpakaian preman

"Tembakan saya dengar lebih dari tiga kali. Saya masuk ke dalam, takut," kata Darisa, Sabtu 16 November 2013.

Merasa tindak kriminalnya diketahui polisi, pelaku perampokan melepaskan tembakan ke arah petugas. Polisi kemudian membalas kembali tembakan.

Saat berusaha melarikan diri, pelaku curanmor itu sempat terjatuh, namun dia berhasil lolos. Tapi, senjata rakitan miliknya tertinggal.

Banyak Berkutat di Zona Degradasi, Arema FC Bersyukur Lolos dari Lubang Jarum

Belum diketahui apakah pelaku jatuh karena terkena tembakan atau hal yang lain. Senjata rakitan milik pelaku tersebut dibawa ke Polsek Metro Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Pelakunya kabur dan senjatanya ketinggalan," kata Darisa.

Perampok bersenjata beraksi
Sementara itu, perampokan dengan senjata tajam terjadi di tempat pegadaian barang elektronik di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam aksinya, pelaku berhasil menggasak barang-barang elektronik senilai Rp20 juta.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Sutamso Widodo menuturkan, kejadian perampokan bersenjata itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat 15 November 2013. Tetapi, korban baru melaporkan kepada polisi Sabtu, 16 November 2013.

Widodo menuturkan, berdasarkan keterangan pelapor, Buchori (20), pelaku yang tidak dikenal itu datang dan langsung masuk ke kantor pegadaian. Dia langsung mengalungkan celurit ke Buchori.

"Korban langsung dimasukkan ke dalam ruang brankas, sehingga tidak bisa berbuat apa-apa," kata Widodo.

Widodo menambahkan, setelah membekuk korban di ruang brangkas, pelaku mengambil dua HP BlackBerry, dua laptop Acer, dan dua ponsel Sony

"Saat ini, kasus itu masih dalam penyelidikan dan pelaku masih buron," katanya. (art)

Pemain Timnas Indonesia U-23, Pratama Arhan

Pratama Arhan Jadi Sasaran Bully Netizen, Ibunda Teteskan Air Mata

Pratama Arhan kembali menjadi sasaran bully netizen Indonesia. Di media sosial, bek sayap kiri Indonesia U-23 itu mendapat banyak kritik dan hujatan karena gol bunuh diri

img_title
VIVA.co.id
2 Mei 2024