PLN Masih Padamkan Ratusan Gardu Listrik di Jakarta

Banjir di Kawasan Rawa Jati
Banjir di Kawasan Rawa Jati
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

VIVAnews - PT PLN (Persero) hingga Selasa pagi ini masih memadamkan ratusan gardu listrik area Jakarta dan sekitarnya. Alhasil, beberapa daerah di Jakarta masih mengalami pemadaman listrik.

"Hingga pukul 07.30 WIB (21/1), masih terdapat 276 gardu distribusi yang dipadamkan dari total 17.678 gardu yang tersebar di seluruh Jakarta dan Tangerang," kata Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Roxy Swagerino, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 21 Januari 2014.

Roxy mengatakan, ada beberapa daerah yang aliran listriknya terputus, yaitu Cengkareng, Cikupa, Lenteng Agung, Bandengan, Kebon Jeruk, Cempaka Putih, Kramatjati, Jatinegara, Menteng, dan Tanjung Priok.

Perusahaan pelat merah itu beralasan pemadaman bertujuan untuk keselamatan. Hal ini disebabkan oleh hujan yang terus-menerus mengguyur Jakarta dan sekitarnya. Selain itu masih ada beberapa area Jakarta yang masih terendam banjir.

"Demi keamanan dan keselamatan pelanggan, PLN memutus aliran listrik dengan memadamkan gardu Distribusi. PLN akan menormalkan rumah pelanggan apabila instalasi di sisi PLN maupun pelanggan sudah benar-benar kering dan siap," kata dia.

Selain itu, BUMN energi ini meminta masyarakat untuk berhati-hati agar waspada kalau-kalau ada oknum yang tidak bertanggung jawab. Roxy menambahkan, masyarakat bisa menghubungi PLN lewat telepon atau jejaring sosial seperti Twitter dam Facebook.

"Mohon berhati-hati terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan petugas PLN dan melakukan pungutan liar. Selain itu, dihimbau kepada para pelanggan untuk melakukan pemeriksaan kembali instalasi listriknya dengan menggunakan instalatir resmi yang terdaftar.

Untuk info lebih lanjut mohon menghubungi Contact Center PLN yaitu call center (021) 123, website  www.pln.co.id, email pln123@pln.co.id, facebook PLN 123, dan twitter @pln_123," kata dia. (ren)