DPRD DKI Minta Pemprov Beri Tunjangan Guru Ngaji

Pelantikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
VIVAnews
img_title AFC Prediksi Persib Bisa Kembali Bikin Kejutan di Asia, Viettel FC Jadi Korban Berikutnya?
- Taraf kesejahteraan guru mengaji di wilayah pemukiman warga Jakarta yang masih rendah tengah menjadi perhatian Komisi E DPRD DKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title RUPSLB GoTo: Lakukan Perombakan Pengurus hingga Tarik 32,18 Miliar Saham Treasuri

Komisi bidang Kesejahteraan Rakyat ini akan bertekad akan mendorong pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperhatikan taraf hidup guru mengaji dengan memberikan tunjangan kesejahteraan setiap bulannya.
img_title Dorong Ekspansi Produk Indonesia ke Pasar Afrika, KJRI Cape Town Fasilitasi Kerja Sama iCLEAN–Arushvest Capital


"Saya akan mendorong kepeda Pemprov DKI untuk memberikan tunjangan kepada para guru ngaji. Kesejahteraan mereka harus diperhatikan," kata Zainudin, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis 11 Desember 2014.

Zainudin menegaskan, berdasarkan laporan dari masyarakat, upah guru ngaji masih sangat kecil yakni berkisar Rp100-200 ribu per bulan. Padahal, guru ngaji memiliki peran penting dalam menyebarkan ilmu agama, yang nantinya akan berguna untuk moral anak bangsa.

"Paling top (tinggi) guru ngaji di kampung-kampung dapat gaji Rp200 ribu perbulan. Bayangkan, buat makan saja tidak cukup, belum ditambah biaya bayar kontrakan. Makanya, mereka mesti dapat uang kesejahteraan," kata Politisi Partai Hanura itu.

Karena itu, dia akan menyampaikan usulan terkait kesejahteraan guru mengaji dalam rapat komisi. Namun, sebelumnya Komisi E akan terlebih dahulu mendata jumlah guru mengaji di wilayah Jakarta dengan memanfaatkan aparatur RT maupun pengurus masjid setempat.

"Ini perlu diinventarisir, pembagiannya bisa taruh di RT atau pengurus masjid. Proses pembagian tunjangannya nanti bisa di masjid. Karena kalau bukan guru ngaji, warga tidak akan ada yang mau datang mengambil tunjangan itu," ujarnya. (ren)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Mira Febrina/Jakarta
Martha Tilaar

Martha Tilaar, Kisah Ajaib Jamu Racikan yang Sebabkan Kehamilan

Perjuangan Marta Tilaar untuk mendapatkan si buah hati tak mudah. Martha Tilaar harus menanti mendapatkan momongan hingga selama 16 Tahun. Bahkan, sempat diduga mandul

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut