Ahok: Jabatan Suami Dicopot, Istri PNS Harus Ikhlas

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
Sumber :
  • VIVA/Fajar GM

VIVA.co.id - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta para istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi DKI yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) DKI untuk rela jika suami mereka terkena demosi atau pencopotan jabatan.

Ahok mengatakan, pemberian sanksi demosi dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi yang ia emban sebagai seorang pemimpin daerah, yaitu mengadministrasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Termasuk para PNS yang bekerja di bawah kepemimpinannya.

"Di dalam tugas saya mengadministrasi keadilan sosial. Suka atau tidak suka, pasti ada suami dari ibu yang saya demosi," ujar Ahok di hadapan para istri PNS yang mengikuti pembukaan Musyawarah Daerah III DWP DKI di Aula Dinas Pelayanan Pajak, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa, 8 September 2015.

Ia menegaskan, PNS yang terkena sanksi demosi adalah PNS yang tidak bekerja dengan baik atau terindikasi menyelewengkan anggaran.

Sementara itu, menurut Ahok, PNS yang berkinerja bagus mendapatkan peluang untuk secara cepat naik ke jabatan yang tinggi.

"Sebelumnya, suami-suami ibu mungkin enggak punya harapan, cuma jadi pegawai biasa. Tapi kalau kinerjanya bagus, bisa dipromosikan," ujar Ahok.

Ahok mengklaim, hal seperti itu baru terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI di bawah kepemimpinannya.

Ahok: Pejabat Wilayah Senior di DKI Suka 'Ngeles'

Ahok mengatakan berkat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, pemerintah kini dimungkinkan mempromosikan seorang PNS untuk naik jabatan berdasarkan hasil tes dan seleksi, tidak semata-mata mengikuti jenjang karier.

Ahok menunjuk Kepala Dinas Pendapatan Pajak DKI Jakarta Agus Bambang Setyowidodo yang juga hadir dalam acara sebagai contoh.

Ahok mengatakan, Agus dipromosikan dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Kehumasan DKI. Pada awalnya, Ahok mengatakan, Agus hanyalah seorang kepala sekolah.

Saat ia dipromosikan ke Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah, Ahok mendengar kabar bahwa Agus adalah seorang PNS yang sangat telaten memelihara server arsip yang digunakan untuk menyimpan data-data perpustakaan.

Agus kemudian dipromosikan menjadi Kepala Diskominfomas untuk ditugasi mengembangkan sistem Jakarta Smart City. Berhasil mengembangkan sistem tersebut, Ahok kembali mempromosikan Agus ke Dinas Pendapatan Pajak dengan tugas mengembangkan sistem pemungutan pajak secara online di DKI Jakarta.

"Coba tanya Pak Agus. Kalau suami ibu bekerja dengan baik, ibu enggak perlu khawatir. Saya ini enggak perlu orang yang terlalu pintar, yang penting jujur," ujar Ahok. (ase)

Ahok Akan Pecat Semua Pejabat Dinas Pariwisata
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Ahok: Mental PNS DKI Tak Sesuai Gajinya

Gaji besar namun selalu ingin cepat pulang

img_title
VIVA.co.id
22 Januari 2016