Ahok Akan Singkirkan APTB Jika Tak Mau Gabung TransJakarta

Angkutan Perbatasan Berintegrasi Busway (APTB) Bogor-Tanjung Priok
Sumber :
  • Antara/ Wahyu Putro

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI tidak akan kembali memberi kelonggaran kepada operator layanan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus TransJakarta (APTB), untuk kembali beroperasi di wilayah DKI Jakarta.

Basuki alias Ahok mengatakan, satu-satunya cara agar operator Bus APTB bisa kembali beroperasi di Jakarta, setelah izin operasinya resmi dicabut 1 Juni 2016, hanyalah bergabung dengan PT. Transportasi Jakarta.

Menurut Ahok, jika operator layanan bus itu mau bergabung, secara otomatis sopir-sopir tidak akan bekerja dengan sistem setoran. Karena setiap operator diberi subsidi. Penumpang, juga cukup membayar Rp3.500 untuk bepergian ke mana pun.

"Ikut kami kenapa sih enggak mau?," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, di Balai Kota DKI, Jum'at, 10 Juni 2016.

Ahok beranggapan opsi itu lebih baik daripada APTB dibiarkan beroperasi tanpa adanya kendali dari pemerintah, juga tanpa menerapkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) seperti dijalankan operator-operator TransJakarta.

PT. Transportasi Jakarta, saat ini mulai memperluas operasionalnya ke kota-kota sekitar yang sebelumnya hanya dilayani APTB.

Ahok mengatakan, seiring terus bertambahnya bus yang disuplai pemerintah, bukan tak mungkin pada akhirnya, 100 persen rute yang sebelumnya dilayani APTB akan tercakup semua oleh TransJakarta. Pada saat itu, opsi APTB untuk bergabung akan tertutup. "Lama-lama kami mau ambil alih pekerjaan APTB," ujar Ahok.

Penumpang yang saat ini kebingunan karena belum ada angkutan pengganti juga akan dilayani TransJakarta. Dengan begitu, APTB juga akan kehilangan bekas pelanggannya.

APTB Boleh Masuk Jakarta Asal Gratis

"Jadi rutenya APTB akan kami masukan bus baru. Tunggu (pengadaan) bus saja. Penumpang akan pindah ke kita," ujar Ahok.

Sebagai informasi, TransJakarta saat ini mengoperasikan sejumlah rute dari luar kota sebagai pengganti APTB. Rute-rute itu melayani Terminal Poris Plawad (Tangerang) menuju Pasar Baru dan Bundaran Senayan, Ciputat (Tangerang Selatan) menuju Bundaran HI, serta BSD City menuju Grogol dan Slipi.

Sebelum Bus APTB Dilarang, Kemenhub Tegur Dishubtrans DKI
Ilustrasi Penumpang APTB diturunkan di halte Cawang

Cara Kasar Sopir APTB Paksa Penumpang Bayar Ongkos

Jika tak mau bayar, dipaksa turun di tengah jalan.

img_title
VIVA.co.id
9 Juni 2016