Ahok dan Rahmat Sepakat 'Lepas' dari PT Godang Tua

Basuki Tjahaja Purnama dan Rahmat Effendi
Sumber :
  • VIVA.co.id / Fajar GM

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI dan Pemerintah Kota Bekasi telah mencapai kesepakatan.

img_title Teknologi Pengolahan Sampah RDF Dikritik, Riskan Diterapkan di Jakarta

Sampah dari Kota Jakarta akan tetap dikelola di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. DKI tetap menjalin kerja sama dengan Kota Bekasi terkait digunakannya lahan yang letaknya berada di wilayah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kerja sama kini tidak melibatkan lagi PT Godang Tua Jaya dan PT Navigat Organic Energy Indonesia yang telah mengelola sampah Jakarta di lahan seluas 108 hektar itu sejak tahun 2008. DKI akan mengelola sendiri sampahnya di TPST Bantar Gebang.

img_title Disentil Jokowi soal ITF Sunter, Heru Budi Malah Pamer Pengolahan Sampah Anies di Bantargebang

"Hasilnya (pertemuan) bagus. Kita sepakat kerja sama DKI dan (Kota) Bekasi tanpa lewat perantara lagi," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, di Balai Kota DKI, Jum'at, 24 Juni 2016.

Ahok mengatakan hal itu setelah memimpin rapat koordinasi pengamanan dalam rangka rencana pelaksanaan swakelola TPST Bantar Gebang.

img_title Timbunan Sampah di Bantar Gebang Menggunung, Wagub DKI: Kita Punya PR

Turut hadir, Wali kota Bekasi Rahmat Effendi, pejabat terkait pengelolaan kebersihan di dua pemerintah daerah, serta unsur militer dan kepolisian dari dua daerah.

Rahmat menyatakan Pemerintah Kota Bekasi mendukung usulan perjanjian baru pemerintahnya dengan DKI. Jakarta adalah ibu kota negara. Pengelolaan sampah Jakarta sangat tergantung oleh keberadaan TPST di wilayah yang ia pimpin. Di sisi lain, Kota Bekasi merupakan mitra Kota Jakarta yang banyak menjalin kerja sama.

"Kita tidak bisa membayangkan kalau persoalan sampah mempermalukan negara ini (karena sampah menumpuk di Jakarta)," ujar Rahmat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rahmat memastikan, dalam perjanjian baru, pengangkutan sampah Jakarta tidak akan lagi dibatasi waktu. Aparat keamanan dari dua daerah juga akan dilibatkan untuk memastikan tidak ada lagi aksi pengadangan truk sampah Jakarta, di jalan menuju TPST, maupun di lokasi TPST.

"Saya setuju negara tidak boleh kalah dengan cara-cara radikal. Walaupun warga (yang melakukan pengadangan) warga saya, tindakan itu tidak bisa dibenarkan dalam etika bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Rahmat.

Istimewa

2.000 Ton Sampah Diangkut Akibat Banjir Jakarta

Lebih dari 2.000 ton sampah berhasil ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta, buntut peristiwa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta.

img_title
VIVA.co.id
5 Maret 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut