Harapan Bunda Tak Tahu Dokter dan Perawat Jual Vaksin Palsu

Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Manajemen Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda di Kramat Jati, Jakarta Timur, mengaku tak tahu adanya peredaran vaksin palsu di lingkungan rumah sakit. Begitu pula dengan kabar bahwa ada perawat dan dokter terlibat jual-beli vaksin palsu.

Komisi IX Minta Oknum Jaringan Vaksin Palsu Dihukum Berat

Anggota Komisi Medis RS Harapan Bunda, dr Harmond, mengatakan selama ini pihak rumah sakit selalu mengambil vaksin dari distributor resmi dan dijamin keasliannya.

Terkait vaksin palsu yang beredar, kata dia, itu bersumber dari perawat yang akhirnya ditawarkan ke dokter. "Jadi memang ada perawat yang bawakan vaksin ke dokter anak yang praktik di sini. Di sini RS tak tahu soal itu, baru sekarang-sekarang ini," ucapnnya, Jumat, 15 Juli 2016.

Sidang Gugatan Vaksin Palsu, Hakim Anjurkan Mediasi

Harmond menuturkan, RS Harapan Bunda sejatinya mendukung Bareskrim Polri untuk mengusut secara tuntas terkait peredaran vaksin palsu, khususnya di tempatnya itu. Pihak rumah sakit pun akan kooperatif membantu polisi.

"Kami juga sebenarnya korban vaksin palsu ini. Kami selalu beli dari distributor. Tapi malah ada yang bermain (vaksin palsu). Tapi saya berani katakan dan jamin, tak ada efek sampingnya (akibat vaksin palsu itu). Jaminannya tak akan ada komplikasi segala macam (pada pasien)," kata Harmond.

Polisi Tunda Periksa Bidan Kasus Vaksin Palsu, Alasan Sakit

(ren)

RS Harapan Bunda

Parah, RS Harapan Bunda Paksa Pasien Tanggung Biaya APD Tim Medis

Sehari Rp500 ribu, padahal bukan pasien corona.

img_title
VIVA.co.id
13 April 2020