Reka Ulang Pencabul Kabur dari Rutan, Polisi Pakai Boneka

Ade Irma Suryani (gendong boneka) dalam rekonstruksi kaburnya tahanan Salemba
Sumber :
  • VIVA.co.id/Bayu Januar

VIVA.co.id – Aparat Sub Direktorat Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi atau reka adegan kaburnya Anwar alias Rizal dari Rutan Salemba, Minggu, 17 Juli 2016.

Rekonstruksi, Istri 'Ngakak' Lihat Anwar Pakai Lipstik

Anwar dan istri tiba di Rutan Salemba sekitar pukul 15.00 WIB. Selain itu, kedua anaknya mereka juga ikut dalam pengawalan aparat kepolisian.

Rekonstruksi kaburnya Anwar dilakukan secara tertutup. Awak media yang sudah menunggu tak diperkenankan memasuki ruang Rutan Salemba.

Sempat Kabur, Anwar Bisa Dipindah ke LP Cipinang

Dalam rekaan adegan awal, istri Anwar, Ade Irma Suryani dimulai dari melakukan pendaftaran untuk menjenguk Anwar di Rutan.

Tampak peran kedua anak Ade Irma digantikan oleh boneka yang berukuran kecil dan besar sesuai umur kedua anak mereka.

Anwar Kabur, Polisi Beri Pesan Penting ke Dirjen Lapas

"Digantikan soalnya kan tidak etis anak ikut jalani rekonstruksi," ujar salah satu penyidik yang enggan disebutkan namanya.

Usai melakukan pendaftaran, Ade masuk ke dalam ruang dalam Rutan Salemba. Saat ini rekan media dilarang meliput atau pun mengambil gambar rekonstruksi di dalam Rutan.

Sebelumnya diberitakan, Anwar kabur dari Rutan Salemba dengan bantuan istrinya, Ade Irma Suryani yang membawakannya baju gamis dan jilbab. Untuk menyempurnakan kaburnya dari Rutan, lengan Anwar ditempeli cap tanda besukan yang menempel pada lengan istrinya dan memakai lipstik serta kacamata.

Usai kabur, istri Anwar pun langsung menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian. Ade Irma pun dinyatakan bersalah dengan turut membantu Anwar kabur. Ade Irma sudah ditetapkan tersangka oleh Polsek Cempaka Putih. Namun, dia tidak ditahan dan hanya wajib lapor seminggu dua kali.

Dalam pelariannya, Anwar sempat mengunjungi sejumlah tempat saudara dan beberapa kerabatnya. Namun akhirnya pelariannya berakhir di Barengkok Cina, Desa Tenjo, Jasinga, Kabupaten Bogor pada Kamis 14 Juli 2016. (ase)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya