Mengintip Megahnya Terminal Pulogebang

Suasana Terminal Pulo Gebang
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

Ada sejumlah kekurangan yang masih dirasakan oleh penumpang dan sejumlah pekerja pada perusahaan otobus (PO). Salah satunya, Edy Sutanto.

img_title Operasional Bus AKAP Terbatas, Harga Tiket Melambung Tinggi

Pria berusia 43 tahun ini mengeluhkan minimnya informasi bagi penumpang untuk pembelian tiket. Edy mengaku, membeli tiket di Terminal Pulogebang tergolong lebih mahal dibandingkan ketika dirinya membeli di terminal lain dengan tujuan yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harga tiket Rp235 ribu ke Solo. Biasanya Rp180 ribu saya di (terminal) Rawamangun. Tadi saya beli di pinggir sini, katanya mau ada tamu terpaksa saya beli," katanya.

img_title Kemenhub Beri Izin Operasional Bus, Intip Suasana Terminal Kalideres

Hal senada dikeluhkan oleh Eti Handoyo (40). Sebagai pekerja di PO, ia menganggap, terminal ini sulit diakses lantaran belum lengkapnya trayek angkutan dari sejumlah wilayah. Berangkat dari rumahnya di Bekasi, Eti harus berganti angkutan beberapa kali, bahkan terkadang menggunakan taksi untuk sampai ke tempat kerjanya.

"Terminal cukup bagus sekali. Luar biasa. Cuma satu, angkutan umum sulit diakses," ujarnya.

img_title Larangan Mudik Berlaku, Begini Sepinya Terminal Induk Bekasi

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur

Dishub Kota Tangerang melakukan pengecekan pergerakan penumpang di terminal.

Larangan Mudik, Dishub Kota Tangerang Cek Penumpang di Terminal Poris

Dalam masa periode pengetatan aturan mudik , banyak penumpang yang hendak mudik tidak menyertakan surat keterangan bebas COVID-19.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut