Ichsanuddin Noorsy DIperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Pengamat Ekonomi Politik Ichsanuddin Noorsy
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya hari ini memeriksa pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy sebagai saksi kasus dugaan makar, dengan tersangka Rachmawati Soekarnoputri.

img_title Menteri Pigai: Pernyataan Saiful Mujani soal Ajakan Makar Tidak Dijamin Konstitusi Berpendapat

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, mengungkapkan Ichsanuddin menjalani pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Argo menjelaskan, Ichsanuddin diperiksa terkait beberapa pertemuan para tersangka makar, salah satunya Rachmawati.

img_title Ucapan Saiful Mujani Berujung 2 Laporan Polisi di Polda Metro

"Jadi ada pertemuan di UBK (Universitas Bung Karno) dan di Rumah Amanat Rakyat," ujarnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin, 9 Januari 2017.

Penyidik meminta keterangan karena diduga Ichsanuddin hadir di dua pertemuan tersebut. "Nanti kami tanyakan keberadaan beliau di sana, materi apa yang disampaikan dan siapa saja yang ikut dalam pertemuan itu," ujarnya.

img_title Saiful Mujani Dipolisikan Buntut Video Viral Diduga Bermuatan Makar

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memanggil tokoh dan pengamat ekonomi dan politik Ichsanuddin Noorsy, Senin, 9 Januari 2017. Pemanggilan itu tertuang dalam surat nomor: S.Pgl/218/I/2017/Ditreskrimum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan surat tersebut, Ichsanuddin dipanggil untuk didengar keterangannya sebagai saksi atas kasus makar, dengan tersangka Rachmawati Soekarnoputri dan kawan-kawan, pada 1 Desember 2016 di Jakarta. Mereka dijerat dengan Pasal 107 KUHP jo Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP.

(ren)
 

Pengamat politik Saiful Mujani menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya (kiri)

Diperiksa soal Dugaan Makar, Saiful Mujani: Buktinya Ada di Kepala Semua

Pengamat politik Saiful Mujani, menjalani pemeriksaan di Markas Polda Metro Jaya, hari ini, terkait laporan dugaan penghasutan yang dikaitkan dengan isu makar.

img_title
VIVA.co.id
4 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut