OK Otrip Diuji Coba Mulai 15 Januari 2018

Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono, saat jumpa pers di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 31 Januari 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Eduward Ambarita

VIVA – Program One Karcis One Trip (OK Otrip) mengintegrasikan layanan angkutan umum di DKI Jakarta. Live uji coba program itu akan dilakukan selama tiga bulan, mulai 15 Januari 2018 hingga 15 April 2018.

img_title Masuk Deretan 21 Heroes 2021, Anies: Pengakuan Ini Buat Kita Semua

"Uji coba OK Otrip dilakukan Transjakarta dengan 69 angkutan bus kecil di empat trayek, yakni Jelambar (Jakarta Barat), Warakas (Jakarta Utara), Duren Sawit (Jakarta Timur), dan Lebak Bulus (Jakarta Selatan)," kata Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono, di Balai Kota, Jakarta, Kamis, 14 Desember 2017. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama live uji coba, menurutnya, penumpang hanya perlu membayar Rp 3.500 untuk satu tujuan perjalanan dari titik awal sampai ke titik tujuan. Setelah uji coba live OK Otrip selesai maka tarif disesuaikan menjadi Rp 5.000.

img_title Anies Masuk Daftar 21 Heroes 2021 karena Sukses Benahi Transportasi

Dia yakin, program OK Otrip Pemprov DKI Jakarta akan mengurangi biaya transportasi yang mencapai 30 persen dari total pengeluaran masyarakat. Selain itu, bisa memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum. "Alhasil jumlah pengguna transportasi umum massal meningkat," ujarnya. 

Sebelum penerapan program live uji coba OK Otrip pada Januari 2018, kata Budi, pihaknya akan melakukan uji coba terlebih dahulu di sistem perusahaan transportasi milik Pemprov DKI Jakarta tersebut mulai 22 Desember 2017. 

img_title Bangkai Bus di Bogor Dibelah, Transjakarta: Kami Tak Ada Hubungannya

Mekanisme ini menggratiskan pelanggan Transjakarta untuk durasi selama tiga jam setelah tap pertama.  "Ketentuan ini berlaku di 13 koridor Transjakarta," kata Budi.

Program OK-Otrip merupakan sistem transportasi terintegrasi. Dengan ini masyarakat hanya perlu membayar satu kali saja dalam perjalanan, dengan menggunakan sejumlah moda transportasi massal.

Penumpang duduk dengan menjaga jarak di dalam kereta MRT

Warga Setuju Integrasi Tarif Transportasi Jabodetabek Rp10.000

Dari hasil survei yang dilakukan 1.523 responden, pengguna transportasi umum di Jabodetabek, 96,1 persen setuju integrasi tarif.

img_title
VIVA.co.id
28 Juli 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut