UIN Yogya Kawal Proses Hukum Kericuhan Aksi May Day

Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Sumber :
  • Dokumentasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

VIVA – Universitas Islam Negeri atau UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, akan memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang terlibat aksi anarkistis May Day di pertigaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 1 Mei 2018.

img_title 6 Orang Jadi Tersangka May Day Ricuh di Bandung, Mayoritas Berstatus Pelajar dan Positif Konsumsi Tramadol

"Rencana, dari kita memang akan mendampingi mahasiswa yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag di sela-sela acara monitoring dan evaluasi SBMPTN 2018 di Yogyakarta, Selasa 8 Mei 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polda DIY sendiri telah menetapkan 12 mahasiswa sebagai tersangka demo anarkistis. Polisi menahan delapan mahasiswa, lima di antaranya adalah mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

img_title Polda Metro Jaya Pulangkan 101 Orang Diduga Hendak Merusuh saat May Day

Namun, informasi yang sampai ke pihak UIN Sunan Kalijaga, hanya ada dua mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Informasi terakhir dari Polda DIY, hanya ada dua yang ditetapkan sebagai tersangka dan keduanya akan diberikan pendampingan hukum," ujarnya.

img_title Polda Metro Jaya Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Aksi May Day DPR

Pihak UIN Sunan Kalijaga akan terus memantau kasus ini, termasuk jika nantinya ada mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yang kembali ditetapkan sebagai tersangka. "Nanti, pak rektor dan wakil rektor III yang akan menangani secara langsung," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, aksi unjuk rasa memperingati May Day di Yogyakarta berlangsung ricuh. Bukan buruh yang melakukan tindakan kerusuhan, namun elemen mahasiswa yang melakukan tindak anarkistis.  

Polisi yang kalah jumlah dengan massa aksi, terkesan membiarkan aksi berlangsung. Sebuah pos polisi dan rambu-rambu lalu lintas menjadi sasaran amukan massa.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

KDM Usul Pelaku Kerusuhan May Day di Bandung Masuk Barak Militer

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengusulkan agar para pelaku kerusuhan May Day di Bandung yang masih berstatus pelajar dapat dibina melalui barak militer.

img_title
VIVA.co.id
4 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut