2.357 PNS Koruptor Segera Diberhentikan Secara Tidak Terhormat

Serah Terima Jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) dari Asman Abnur ke Komjen Syafruddin.
Sumber :
  • VIVA/Syaefullah

VIVA – Sebanyak 2.357 pegawai negeri sipil atau PNS aktif, yang sudah dinyatakan melakukan tindak pidana korupsi, segera menerima tindakan tegas. Tindakan maksimal yang dapat diberikan adalah pemberhentian mereka secara tidak terhormat dari profesi abdi negara. Namun, eksekusi tersebut masih harus menunggu rapat koordinasi antarkementerian. 

img_title Gus Miftah Bicara Soal Korupsi, Singgung Sita Aset Koruptor

"Kita tunggu rakor (rapat koordinasi) dulu, nanti kita akan putuskan dengan tegas (tindakan untuk para PNS)," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Syafruddin di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis 6 September 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rakor dilakukan Kementerian PAN RB dengan lembaga terkait, seperti Kementerian Dalam Negeri, juga Badan Kepegawaian Negara (BKN). Rakor sekaligus akan memutuskan tindak lanjut atas penghasilan yang masih mereka terima, meski sudah berstatus terpidana.

img_title Sahroni Senang Kejagung Sita Aset Koruptor Rp 338 M: Manfaatkan Sebesar-besarnya untuk Rakyat!

"Di rakor itu akan kita cek," ujar Syafruddin.

Rakor direncanakan untuk terlaksana pada Senin mendatang, 10 September 2018. Dengan demikian, tindakan tegas yang akan diterima para koruptor itu segera berlaku dalam waktu tak lama lagi.

img_title Masih Ingat Artidjo Alkostar? Sosok Hakim Agung yang Paling Ditakuti Para Koruptor Indonesia

"Masalah itu akan segera dirakorkan," ujar Syafruddin.

Rocky Gerung

Rocky Gerung Ingin Sapu Bersih Istana dari Para Koruptor: Orang-orang Munafik Banyak di Sana

Rocky Gerung yang merupakan pengamat politik tersohor sekaligus Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) ingin sapu bersih istana dari para koruptor. Ia

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut