Gubernur Kepri Ditahan

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun, tiba di kantor KPK.
Sumber :
  • VIVA/ Edwin Firdaus.

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) langsung menahan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun, usai ditetapkan sebagai tersangka kasus suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, di Kepulauan Riau tahun 2018-2019.

img_title Kejagung Tahan Rennier Tersangka Kasus Korupsi Asabri

"NBA (Nurdin Basirun) ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan kelas I cabang KPK atau K4," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media, Jumat, 12 Juli 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Nurdin, KPK juga menahan tiga tersangka lainnya dalam kasus yang sama. Mereka yakni? Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Budi Hartono dan pihak swasta Abu Bakar. 

img_title Keponakan Surya Paloh Mengaku Beli Mobil dari Tersangka Korupsi

"EDS (Edy) ditahan di Rutan Cabang KPK Pomdam Jaya Guntur. BUH (Budi) ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Timur. ABK (Abu Bakar) ditahan Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK (kantor KPK lama)," kata Febri.

Dalam perkara itu, Nurdin diduga menerima 11.000 dollar Singapura dan Rp45 juta dari Abu Bakar.? Suap itu diduga terkait izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepri tahun 2018-2019.

img_title KPK Setor Uang ke Kas Negara Rp1,1 Miliar dari Eks Pejabat Muara Enim

Selain suap, Nurdin yang juga Politikus NasDem dijerat tersangka gratifikasi. Terkait hal ini, penyidik KPK juga telah menyita sejumlah uang dalam bentuk enam mata uang asing dari kediaman Nurdin. (ase)

Ilustrasi lahan tambang.

Dana Pasca Tambang Rp168 M di Bintan Diduga Raib, Aktivis Minta Prabowo Turun Tangan

Aktivis desak Presiden Prabowo usut dugaan korupsi Rp168 miliar di Bintan. Nama Gubernur Kepri Ansar Ahmad disorot. Gerindra dan penegak hukum ikut disindir keras.

img_title
VIVA.co.id
29 Juli 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut