Sidang Perdana, Kivlan Zen akan Datang Pakai Kursi Roda

Pengacara Kivlan Zen, Tonin Tachta
Sumber :
  • VIVAnews/Edwin Firdaus

VIVA – Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen dikabarkan akan mengahdiri sidang perdana kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal di Pengadilan Negeri Jakarta pusat, Selasa, 10 September 2019.

img_title Satgas PKH Cabut Izin Tambang Emas Ilegal di Nabire Papua, 3.500 Hektare Kembali ke Negara

Penasihat Hukum Kivlan Zen, Tonin Tachta mengatakan kliennya akan hadir dengan menggunakan kursi roda. Sebab, kliennya dalam kondisi tak sehat akibat mengidap penyakit komplikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kurang sehat, akan hadir pakai kursi roda. Karena enggak kuat lagi jalan, sakit komplikasi," kata Tonin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 10 September 2019.

img_title 2 Pabrik Obat Ilegal Dibongkar, Polisi Sita 7,8 Juta Butir dan Uang Rp9 Miliar

Kendati begitu, tekan Tonin, Kivlan siap menjalani sidang perdana terkait kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Pasalnya, kata dia, sidang perdana ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh pihaknya.

"Siap sekali karena ini yang ditunggu-tunggu, makanya kami praperadilan kan supaya cepat daripada nanti tiba-tiba enggak ada angin enggak ada apa dilepas kami enggak mau, kami mau lepasnya lewat pengadilan," ujar dia.

img_title Mengenal Ghost Shark, Persenjataan Baru Bawah Air Australia

Tonin sendiri mengaku telah membaca dakwaan Jaksa. Ia mengatakan telah menyiapkan eksepsi. Hanya, terang dia, eksepsi tersebut tidak akan diajukan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dakwaan kami sudah terima, sebenarnya eksepsi sudah siap, namun kami masih belum mengajukan hari ini kami tunggu tujuh hari lah," ujarnya.

Sebelumnya, Kivlan Zen ditetapkan sebagai tersangka makar dan kepemilikan senjata api ilegal. Penetapan itu merupakan pengembangan perkara dari enam tersangka berinisial HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF.

Polisi mengamankan satu unit alat berat jenis ekskavator yang sebelumnya ditemukan dari lokasi penambangan emas ilegal

Diduga Danai Tambang Emas Ilegal di Aceh, Seorang Pria Akhirnya Ditahan Polisi

Seorang pria berinisial UT ditahan Satreskrim Polres Nagan Raya, Polda Aceh, terkait dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin di Desa Tuwi Meulesong, Nagan Raya.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut