Survei Parameter: 47,7 Persen Masyarakat Ingin Jokowi Terbitkan Perppu

Parameter Politik Indonesia saat Beberkan Hasil Survei
Sumber :
  • VIVAnews/Ridho Permana

VIVA – Lembaga Survei Parameter Politik Indonesia merilis hasil surveinya. Salah satunya soal pandangan masyarakat terkait Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru.

img_title PPI Ungkap Hasil Survei Elektabilitas Capres: Prabowo Teratas, Disusul KDM dan Anies

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan, lembaganya menanyakan kepada publik apakah setuju atau tidak dengan langkah DPR dan Presiden Jokowi menyusun dan mengesahkan undang-undang KPK yang baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"23,2 persen (responden) setuju, ada 44, 4 persen tidak setuju dan tidak menjawab 32,4 persen," kata Adi saat rilis survei di Jakarta Selatan, Kamis, 17 Oktober 2019.

img_title Survei PPI Ungkap 65,2 Persen Responden Puas Kinerja Prabowo: Begini Sebaran Usia, Pendidikan hingga Profesinya

Adi menambahkan, Parameter juga menanyakan apakah undang-undang KPK yang baru melemahkan institusi KPK sendiri. "Jika ada yang berpendapat bahwa revisi UU KPK yang baru melemahkan kekuatan KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia, Anda setuju atau tidak? 39,7 persen menjawab setuju, 25,2 persen tidak setuju, 35,0 persen tidak menjawab," ujarnya.

Selanjutnya, kata Adi, pertanyaan terkait Perppu. "Menurut Anda apa yang harus dilakukan Presiden Jokowi? Apakah membiarkan UU tersebut diberlakukan ataukah membatalkan dengan Perppu sehingga yang dipakai tetap UU KPK yang lama?" ujarnya.

img_title Survei PPI: 65,4 Persen Responden Puas Kinerja Pemerintah

Menurut dia, responden menjawab 13,0 persen setuju memberlakukan UU KPK baru, 47,7 persen meminta menerbitkan Perppu dan membatalkan UU KPK yang baru, 39,3 persen tidak menjawab.

Secara garis besar, menurut Adi, masyarakat pada umumnya menolak pengesahan revisi UU KPK 44,4 persen, karena revisi itu sangat potensial melemahkan kekuatan KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia (39,7 persen). Karena itu, ada 47,7 persen masyarakat ingin Presiden Jokowi menerbitkan Perppu untuk membatalkan revisi UU KPK yang baru dan kembali menggunakan UU KPK yang lama.

Menurut Adi, Parameter Politik Indonesia melakukan survei nasional dengan wawancara tatap muka (face to face interview), pada 5 hingga 12 Oktober 2019, dengan sampel 1.000 responden yang dipilih secara acak di 34 Provinsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun metode yang dilakukan melalui metodologi stratified multi stage random sampling, dengan margin of error 3,1 Persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaring aspirasi publik. Terutama soal evaluasi dan harapan publik terhadap Jokowi yang akan dilantik kembali sebagai presiden RI. Sebab, salah satu kekuatan Jokowi selama ini ialah dukungan publik yang berlimpah.

Hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) perihal tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah

Survei PPI Ungkap 67 Persen Masyarakat Masih Percaya Pemerintahan Prabowo-Gibran

Hasil survei PPI menyebutkan sebanyak 67 persen masyarakat percaya bahwa pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran mampu menjalankan tugasnya dengan baik

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut