Maruf Amin: Mau Ucapkan Selamat Natal Silakan

Maruf Amin saat menerima relawan KSPI di rumahnya.
Sumber :
  • VIVA/Eduward

VIVA - Ucapan selamat Natal masih saja menjadi bahan perbincangan musiman di setiap jelang perayaan hari Natal. Menanggapi hal itu, Wakil Presiden Maruf Amin menyerahkan kepada pribadi masing-masing orang.

img_title ASDP Gratiskan Tarif Jasa Kepelabuhan saat Libur Natal dan Tahun Baru

"Dulu kan sudah jelas bahwa mengucapkan Natal itu ada yang membolehkan dan ada yang tidak membolehkan. Karena itu, kita pulang kepada masing-masing," kata Ma'ruf di Jakarta Pusat, Kamis 28 November 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ma'ruf, tidak ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia yang mengatakan tidak boleh mengucapkan. Yang ada menurutnya tidak boleh mengikuti ritual ibadah agama lain.

img_title Kasus Korupsi Kuota Haji, Waketum MUI Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut Cholil

"Yang tidak boleh itu kalau ikut ritualnya. Dan mengucapkan itu ada perbedaan pendapat. Bahkan ulama Mesir membolehkan. Di kita banyak juga yang membolehkan dan tidak membolehkan," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf hanya meminta agar perdebatan seperti ini tidak diruncingkan sehingga menyebabkan perpecahan. Dia kembali menegaskan agar hal ini dikembalikan ke pribadi masing-masing.

img_title Prediksi Puncak Arus Pergerakan Libur Natal 23-24 dan 27-28 Desember, Tahun Baru 30-31 Desember dan 3-4 Januari

"Kembali saja ke masing-masing, mau mengucapkan silakan. Kalau tidak, tidak masalah. Enak gitu. Dibikin enak saja lah," kata Ma'ruf.

Sebelumnya ramai juga diberitakan, sebuah toko roti Tous Les Jours menolak menulis ucapan Selamat Natal di pesanan kuenya. Hal itu kemudian menimbulkan perbincangan luas netizen di media sosial.

Ilustrasi vape.

Kapolri Minta Vape Diharamkan, MUI Lampung: Fatwa Harus Dilihat dari Segi Dampak ke Masyarakat

MUI Lampung menyatakan penerbitan fatwa haram terhadap rokok elektrik atau vape harus didasarkan pada fakta dan data valid mengenai dampak buruknya bagi masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut